Ini Alasan Angka 8 Dianggap Sebagai Pembawa Hoki Masyarakat Tionghoa

kumparanSTYLEverified-green

clock

Imlek mempunyai larangan kepada yang merayakannya. (Foto: ahisgett/Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Imlek mempunyai larangan kepada yang merayakannya. (Foto: ahisgett/Wikimedia Commons)

Budaya, kepercayaan, dan nilai yang dianut masyarakat Tionghoa mengandung kekayaan filosofi yang seakan tak pernah habis untuk dibahas. Setelah membahas mengenai serba serbi terkait perayaan Tahun Baru Imlek alias Sinchia, kumparan merasa tertarik untuk membahas mengenai angka keberuntungan yang dipercayai oleh etnis keturunan ini.

Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia sangat mempercayai fengshui yang didasari pada hukum langit, bumi, dan numerologi. Masih ingat dengan manisan khas Imlek yang diletakkan pada baki segi delapan sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran?

Ya, angka delapan dijadikan masyarakat Tionghoa sebagai angka keberuntungan. Dalam bahasa Mandarin, angka delapan dilafalkan dengan Ba (八) yang sangat mirip dengan Fa yang berarti kemakmuran.

Masyarakat Tionghoa memaknai angka '8' sebagai pembawa rezeki dan hoki dikarenakan bentuk angka delapan yang seakan tidak ada putusnya. Angka ini tidak memiliki ujung, yang diharapkan juga bisa membawa kesuksesan yang terus mengalir tanpa henti dan tidak berkesudahan. 

Secara khusus, angka delapan dianggap sangat baik untuk dunia bisnis dan usaha. Para pelaku bisnis di China menggunakan angka delapan sebagai akhiran nomor rekening di bank, plat kendaraan, nomor rumah, dan lain-lain. Bahkan saking sukanya terhadap angka delapan, banyak orang di China rela membayar lebih agar bisa memiliki nomor telepon genggam dengan akhiran angka delapan. Bahkan pada tahun 1990-an, di Hong Kong digelar sebuah pelelangan yang menjual nomor plat kendaraan dengan angka delapan seharga lima juta dolar Hong Kong. Wow!

Kecintaan masyarakat China terhadap angka delapan juga tampak jelas pada olimpiade yang digelar di Beijing pada sembilan tahun silam. Acara pembukaan olimpiade ini diadakan pada 8 Agustus 2008, yang secara tertulis menjadi 08-08-08 pada jam delapan lewat delapan menit lewat delapan detik (08.08.08). Semua serba angka delapan!

Para ahli fengshui China juga menuturkan bahwa angka delapan memang merupakan angka terkuat uang mewakili unsur tanah. Dalam melakukan apapun dalam kehidupan, angka delapan dipercaya bisa membawa keberuntungan lebih. Angka, khususnya angka delapan memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Tionghoa.

Selain angka delapan masyarakat Tionghoa juga mempercayai angka satu dan enam sebagai angka keberuntungan. Sedangkan untuk angka yang amat dihindari adalah angka empat, karena dipercaya sebagai angka kematian dan pembawa sial.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga memiliki angka keberuntungan sendiri?