Kamu Takut Berada di Tempat Gelap? Kenali Sumber Masalahnya

Pernahkah kamu merasa panik, gemetar, dan cemas saat berada dalam suatu ruangan gelap tanpa penerangan apapun? Jika hal ini selalu terjadi setiap kamu berhadapan dengan kegelapan, bisa disimpulkan bahwa kamu merupakan orang yang takut gelap.
Takut gelap alias nyctophobia merupakan hal yang lumrah terjadi pada semua orang. Tak hanya umum terjadi pada anak kecil, takut gelap bahkan juga banyak dialami oleh orang dewasa sekalipun. Seiring beranjak dewasa, kita semua paham betul bahwa sesungguhnya tak ada yang perlu dicemaskan saat ruangan mendadak gelap saat mati lampu. Namun bagi kamu yang takut pada kegelapan, rasa cemas seakan enggan beranjak dari dalam diri. Tapi tenang saja, hal ini sebenarnya normal kok. Psikolog John Mayer, Ph.D., mengatakan bahwa hal ini sangatlah umum terjadi pada orang dewasa. "Diperkirakan ada 11 persen populasi di Amerika takut pada gelap " jelasnya seperti dilansir Glamour. Hal ini dikarenakan takut gelap berasal dari logika manusia. "Gelap mengganggu penglihatan kita, sungguh mengganggu, dan membuat kita merasa tidak nyaman, " tutur psikolog Alicia H. Clark, Psy.D. "Kita takut kepada gelap karena kita merasa takut dengan hal yang tidak bisa kita lihat di dalamnya." Naluri inipun sudah terbentuk sejak zaman purbakala. Manusia gua pada masa itu takut pada kegelapan karena merasa terancam pada predator yang berkeliaran. Hal ini terlebih karena mereka tak bisa melihat dalam gelap dan merasa tak bisa mempertahankan diri dengan maksimal jika ada penyerang di luar sana.
Merasa sedikit gugup dan cemas terhadap gelap tak selamanya buruk. Clark mengatakan bahwa hal ini justru baik karena dapat memotivasi kita untuk lebih waspada dan melindungi diri.

Sangatlah wajar jika kamu merasa gugup dan lebih waspada saat berada pada suasana asing yang tidak kamu ketahui sebelumnya. Namun takut gelap bisa berkembang menjadi sebuah kelainan jika rasa takut sudah menguasai diri dan berdampak negatif pada kehidupan kamu. Seperti menghambat kehidupan sosial dan aktivitas yang seharusnya kamu lakukan, hanya karena kamu merasa takut bepergian karena gelap. Atau bahkan kualitas tidur kamu dimalam hari ikut terganggu hanya karena takut pada kegelapan. Jika takut gelap, lantas bagaimana cara mengatasinya? Clark menuturkan bahwa kamu harus memahami terlebih dahulu mengenai penyebab rasa takut. "Kamu harus penasaran dan mencari tahu hal apa yang sebenarnya membuat kamu takut, dan gunakan rasa takut tersebut untuk melakukan tindakan mengatasi hal tersebut," jelasnya.
"Contohnya, jika kamu merasa takut ada seseorang yang menyelinap masuk ke rumah, pastikan semua pintu terkunci, bahkan memasang sistem keamanan jika memungkinkan," lanjutnya lagi. Intinya, melakukan sederet usaha pertahanan tersebut bisa sangat membantu kamu untuk merasa lebih tenang dan mengurangi rasa cemas. Jika rasa takut yang kamu rasakan sudah berlebihan dan melewati batas normal, bisa jadi kamu mengalami fobia berlebihan. Ada baiknya bagi kamu untuk berkonsultasi dan mengunjungi psikolog terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
