Koleksi Starbucks x IKAT Indonesia bagi Anda Pencinta Fashion dan Kopi

Merayakan hari jadinya yang ke-16 di Indonesia yang jatuh pada 17 Mei 2018, Starbucks meluncurkan koleksi khusus hasil kolaborasinya dengan label fashion, 'IKAT Indonesia by Didiet Maulana'.
Koleksi yang diluncurkan mulai Senin 14 Mei lalu tersebut merupakan koleksi eksklusif merchandise yang terdiri dari tumbler, tas ‘tote bag’, cup sleeve, pouch, hingga boneka Starbucks Bearista.
Kolaborasi eksklusif antara Starbucks dan 'IKAT Indonesia by Didiet Maulana' ini mengangkat tema ‘United with Indonesia’ yang direpresentasikan dengan pemakaian motin tenun ikat yang juga menjadi ciri khas desain Didiet Maulana untuk IKAT Indonesia pada berbagai bentuk merchandise tersebut.
Diungkapkan oleh Didiet, Ikat merupakan salah satu kekayaan tekstil Indonesia yang mewakili keanekaragaman budaya yang memiliki arti yang dalam.
Khusus untuk koleksi kolaborasi ini, Didiet Maulana mengangkat desain motif ikat yang begitu elegan dengan warna coklat serta sentuhan hijau, kuning dan biru, serta detail yang sangat diperhatikan dan merefleksikan kopi Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

“Jika dilihat, yang menariknya, ini ngga cuma satu motif tenun yang diimplementasikan ke bahan, tetapi setiap warna ada artinya. Jadi motif yang dipakai di sini adalah salah satu motif dari tenun di Indonesia yang namanya cepuk, yang berarti unity atau persatuan. Kenapa ini kita pilih, karena memang kita ingin orang Indonesia dan anak muda tahu bahwa negara Indonesia ada dan kita ada karena keberagaman. (Keberagaman) inilah yang kita punya dan diwariskan oleh leluhur kita,” ujar Didiet dalam konferensi pers yang berlangsung di gerai Starbucks Plaza Indonesia, Jakarta.
Didiet juga menjelaskan bahwa setiap warna dalam desain tersebut memiliki makna khusus.
Warna hijau, menurut Didiet merepresentasikan kolaborasi pertama IKAT Indonesia dengan Starbucks, yang diambil dari warna logo Starbucks. "Tapi bagi kami, hijau juga berarti alam. Semuanya akan kembali ke alam," jelasnya.
Sementara itu, warna coklat merepresentasikan biji kopi, dan warna dasar coklat muda bermakna potensi yang dimiliki oleh tanah Indonesia.
Warna kuning dipilih sebagai simbol Indonesia yang merupakan negara tropis, berada di bawah garis ekuator dan selalu disinari matahari. Warna biru menjadi representasi maritim yang dimiliki Indonesia.
Pemilihan motif dan warna yang sangat detail dan thoughtful ini memang menjadi ciri khas Didiet sebagai desainer yang sangat menekankan nilai-nilai Indonesia ke dalam setiap rancangannya.
“Kami ingin ketika orang membeli produk ini, mereka tidak hanya membawa pulang produk-produk yang cool namun mereka juga bisa share cerita menarik tentang Indonesia," ujar Didiet.

Turut hadir dalam peluncuran tersebut, Direktur Starbucks Indonesia, Anthony Cottan. “Kami sangat menghargai budaya lokal di manapun kami berada,” ujar Anthony. “Kolaborasi dengan IKAT Indonesia yang dikepalai oleh Didiet Maulana, seorang desainer yang memiliki kecintaan terhadap tenun ikat, merupakan suatu bentuk dukungan kami dalam mempromosikan kebudayaan lokal. Koleksi merchandise kali ini begitu unik karena mengedepankan motif ikat dan sentuhan modern. Kami harapkan dapat menginspirasi masyarakat luas khususnya generasi muda untuk lebih dekat dengan Starbucks serta bangga dengan kearifan budaya lokal, ujarnya lagi.

Ini bukan pertama kali Starbucks sebagai sebuah brand global melakukan kolaborasi dengan fashion designer atau figur fashion lain. Starbucks sudah pernah berkolaborasi dengan Dannijo, Alice + Olivia, Paul and Joe dan desainer ternama lainnya yang membawa serangkaian koleksi merchandise terbaik untuk pelanggan Starbucks.

Merchandise eksklusif Starbucks x 'IKAT Indonesia by Didiet Maulana' ini bisa Anda dapat di semua gerai Starbucks Indonesia dengan kisaran harga dari Rp 75 ribu (untuk cup sleeves) hingga Rp 305 ribu (untuk Tumbler).
