kumparan
15 Oktober 2018 13:08

Makna di Balik Pilihan Gaun Pernikahan Putri Eugenie

Gaun Pengantin Putri Eugenie (Foto: Yui Mok/REUTERS dan Alex Bramall/REUTERS)
Pada Jumat, 12 Oktober lalu, cucu Ratu Elizabeth II, Putri Eugenie resmi menikah dengan tunangannya, Jack Brooksbank di St. George’s Chapel, Windsor Castle, Inggris. Ini merupakan Royal Wedding kedua yang terjadi pada tahun ini setelah pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle.
ADVERTISEMENT
Pernikahan Putri Eugenie dan Jack pun berlangsung dengan sangat meriah. Acara ini lengkap dihadiri oleh anggota inti Kerajaan Inggris, dan selebriti-selebriti terkenal dunia.
Semua mata tertuju kepada Putri Eugenie di hari pernikahannya. Ia sukses membuat siapa saja yang melihatnya terpana. Putri dari Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson ini tampil dengan riasan yang didominasi warna pink hangat. Polesan makeup menawan dengan blush on merah jambu dari Makeup Artist Bobbi Brown tersebut semakin memancarkan rona pipinya.
Royal Wedding Putri Eugenie dan Jack Brooksbank (Foto: Alastair Grant/Pool via REUTERS)
Tak hanya riasan, gaun yang Putri Eugenie kenakan di hari pernikahannya pun tidak kalah menarik perhatian.
Untuk acara pemberkatan di chapel, Putri Eugenie memilih gaun dari brand Peter Pilotto. Brand asal Inggris ini didesain oleh dua desainer Inggris bernama Peter Pilotto dan Christopher De Vos. Gaun pernikahannya memiliki potongan leher berdada rendah, dengan gaya back less atau bagian punggung yang terbuka. Keseluruhan gaunnya semakin mempesona dengan 'tail' yang menjuntai panjang ke belakang.
Royal Wedding Putri Eugenie dan Jack Brooksbank (Foto: REUTERS/Toby Melville)
Berbeda dari tradisi kerajaan yang mengharuskan pengantin perempuan mengenakan tudung atau veil, Putri Eugenie memilih tidak mengenakan aksesori tersebut, dan justru membiarkan bagian punggungnya terbuka tanpa ditutupi veil.
Putri Eugenie (Foto: dok.Andrew Matthews/Pool via REUTERS)
Model gaun pernikahan di acara resepsi pun memiliki model yang serupa, yaitu sama-sama berpotongan punggung terbuka. Putri Eugenie memilih gaun resepsi rancangan desainer Zac Posen berwarna pink muda, dengan potongan yang memperlihatkan lekuk tubuh bagian atasnya.
Gaun Resepsi Putri Eugenie (Foto: Alex Bramall/REUTERS)
Ternyata ada alasan spesial mengapa Putri Eugenie memilih dua gaun dengan model yang terbuka di bagian punggung dan lehernya. Pilihan tersebut adalah untuk memperlihatkan luka bekas operasi skoliosis yang di tubuhnya kepada dunia.
ADVERTISEMENT
Putri Eugenie memang pernah melakukan sebuah operasi besar pada tulang belakangnya akibat kondisi skoliosis. Skoliosis sendiri adalah sebuah kondisi kelainan pada rangka tubuh yang berupa kelengkungan tulang belakang. Hampir sebagian besar kasus skoliosis tak diketahui penyebabnya. Operasi ini dilakukan saat Eugenie berusia 12 tahun. Alhasil, berkat operasi tersebut, Eugenie memiliki luka bedah panjang di belakang punggungnya.
Luka Skoliosis Putri Eugenie (Foto: REUTERS/Toby Melville)
Oleh sebab itu, di hari pernikahannya, Eugenie memilih untuk ‘memperlihatkan’ luka tersebut kepada dunia. Dilansir Harper’s Bazaar, potongan pada desain gaunnya adalah bentuk penghormatan dan penghargaan dari Putri Eugenie kepada ahli bedah di Rumah Sakit Royal National Orthopaedic yang membantu memulihkan penyakit tulang skoliosisnya.
Pada kedua gaun yang dipakainya, terutama gaun pemberkatannya, luka operasi Eugenie tampak amat jelas. Apabila dilihat secara seksama, luka itu tampak memanjang dari pangkal leher hingga punggung bagian bawahnya, dan memiliki warna yang berbeda dibanding kulit di sekitarnya.
Royal Wedding Putri Eugenie dan Jack Brooksbank (Foto: Andrew Matthews/Pool via REUTERS)
Kilas balik ke beberapa bulan sebelum hari besarnya, Putri Eugenie juga sempat membagikan foto X-rays skoliosisnya saat ia pertama kali didiagnosa di usia belia.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
“Saya menjalani sebuah operasi di usia 12 tahun pada bagian punggung, dan Anda bisa melihat itu Jumat nanti (di hari pernikahannya). Tapi ini adalah bentuk penghargaan termanis kepada orang-orang yang ada untuk saya dan cara untuk mendukung anak-anak muda yang mengalami hal serupa,” ungkapnya kepada ITV This Morning.
“Saya rasa Anda bisa mengubah makna kecantikan, dan Anda bisa perlihatkan luka Anda kepada orang-orang,” tutup Putri Eugenie.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan