Menatap ke Bawah saat Berbicara, Mungkin Saja si Dia Tak Naksir Kamu

Saat berada di tempat umum, pernahkah kamu merasa berdebar-debar atau 'penasaran' karena merasa sedang diperhatikan oleh lawan jenis? Terlebih jika orang yang terus-terusan mencuri padang ke arah kamu memiliki penampilan yang menarik.
Dijamin, kamu pasti langsung merasa ge-er alias gede rasa. Selama ini, mungkin kamu hanya bisa bertanya-tanya soal bagaimana cara mendeteksi lawan jenis tertarik pada kamu atau tidak.
Lantas, bagaimana cara mengetahui si dia menyukai kamu atau tidak? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Wellesley College dan University of Kansas, Amerika Serikat sepertinya mampu menjawab rasa penasaran kamu.
Caranya mudah. Cukup perhatikan arah pandang si dia saat berinteraksi dengan kamu.
Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 105 remaja berusia 20 tahunan. Seluruhnya diminta memerhatikan foto lelaki dan perempuan. Setelahnya, mereka akan ditanyai soal sosok mana yang disukai sebagai gebetan dan mana yang hanya dirasa cocok sebagai teman.
Selama proses penilaian foto, sorot pandang setiap peserta diperhatikan dengan baik. Baik lelaki maupun perempuan, keduanya cenderung memerhatikan area kepala atau dada lawan jenis jika merasa tertarik. Jadi, seseorang yang 'naksir' kepada kamu cenderung akan menatap area tubuh bagian atas saja.

Dan kaum adam juga akan memerhatikan area pinggul perempuan. Hal ini berkaitan erat dengan penilaiannya terhadap kesuburan atau kemampuan reproduksi yang dimiliki lawan jenis. Ini juga menandakan bahwa sang pria tertarik secara seksual terhadap kamu (perempuan).
Namun jika seseorang tak merasa tertarik, mereka cenderung akan melihat ke arah bawah tubuh (kaki). Jadi, jika ada lawan jenis yang cenderung melihat ke bawah jika sedang berinteraksi dengan kamu, hal ini menandakan bahwa ia hanya ingin menjalin hubungan pertemanan saja, tidak lebih.
"Penelitian soal ketertarikan cenderung menganggap ada beberapa kriteria tetap yang menjadikan seseorang dianggap menarik atau tidak," jelas Angela Bhans, salah satu inisiator dari penelitian ini.
"Studi baru ini menunjukkan bahwa orang memilih calon pasangan yang dirasa prospektif berdasarkan tujuan hidup yang dimiliki. Orang yang dianggap sangat menarik sebagai teman bisa saja bukan pasangan hidup yang baik," ujarnya lagi.
Agar bisa bertingkah cerdas dan tak penasaran, sebaiknya kamu mulai memerhatikan arah pandang gebetan saat bertemu, ya!
