kumparan
31 Mei 2017 16:57

Mengintip Ragam Menu Buka Puasa di Turki Hingga Mesir

Cover menu berbuka puasa di berbagai negara
Menu berbuka puasa di berbagai negara. (Foto: Thinkstock)
Di Indonesia, umat Muslim yang berpuasa biasanya berbuka dengan kolak pisang, gorengan, ataupun es buah. Makanan ini seolah sudah menjadi kuliner khas yang pasti ada di setiap menu buka puasa. Lantas bagaimana dengan negara-negara lainnya yang juga menjalani ibadah puasa? Apa saja hidangan buka puasa yang menjadi favorit? Simak ulasannya di sini!
ADVERTISEMENT
1. Gullac
Gullac
Gullac. (Foto: Thinkstock)
Gullac adalah makanan penutup atau dessert dari Turki yang disajikan dingin. Gullac terdiri dari lembaran-lembaran gullac pastry yang direndam susu hangat dan ditaburi walnut biji delima serta pistachio di tengahnya.
Untuk menambahkan aroma, Gullac biasanya di beri siraman rosewater. Gullac pastry merupakan lembaran tipis berbentuk bundar dan besar yang terbuat dari tepung maizena dan terigu yang dijadikan penutup Gullac.
Gullac hanya bisa ditemukan di Turki pada Ramadhan saja, karena masyarakat di Turki tidak memproduksi gullac pastry di luar bulan puasa.
2. Jollof Rice
Jollof Rice
Jollof Rice (Foto: Thinkstock)
Ketika Ramadhan, di Afrika Barat kamu akan menemukan Jollof Rice atau yang disebut juga dengan Benachin. Jollof rice ini hampir mirip dengan salah satu makanan khas Indonesia, yaitu nasi goreng.
ADVERTISEMENT
Resep jollof rice ini mulanya berasal dari Gambia, kemudian menyebar ke beberapa negara di Afrika Tengah seperti Liberia, Nigeria, dan Ghana.
Jollof rice biasanya di sajikan dalam sebuah baskom besar. Rasanya terbilang unik karena asam, manis dan asin yang dihasilkan dari paduan tomat, lada hitam dan bumbu-bumbuan lainnya.
Bumbu yang digunakan untuk olahan nasi berwarna jingga kemerahan ini terdiri dari saus tomat, bawang putih, bawang merah, bumbu kari, nutmeg, garam, dan daun thyme.
Cara memasaknya pun hampir sama dengan cara memasak nasi goreng. Bumbu yang dihaluskan ditumis terlebih dahulu ke dalam minyak panas hingga harum, kemudian nasi yang telah masak dicampurkan dengan bumbu yang telah di tumis.
ADVERTISEMENT
3. Samosa
Samosa
Samosa (Foto: Thinkstock)
Samosa adalah makanan yang mirip dengan pastel. Di Negara seperti Somalia, Etiopia, dan Yaman, Samosa biasa disajikan dengan isi daging domba goreng atau daging domba panggang.
Namun di Negara seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, Samosa justru biasa disajikan dengan isi sayuran, kacang polong, kacang pinus, kentang, dan lentils. Di Pakistan sendiri, samosa menjadi makanan favorit untuk berbuka puasa.
4. Lahm lhalou
Lahm Lhalou
Lahm Lhalou (Foto: Thinkstock)
Di Algeria, lahm lhalous biasanya disantap sebagai menu sarapan. Namun, saat Ramadhan, makanan ini dijasikan sebagai hidangan berbuka. Lahm lhalou berasal dari bahasa Arab yang berarti 'daging manis'.
Makanan ini terbuat dari daging domba yang dimasak dengan buah prune dan kuah yang dibumbui kunyit. Biasanya Lahm lhalou disantap setelah memakan beberapa biji buah kurma. Makanan tradisional ini pun biasanya disajikan dengan biji-bijian atau taburan kacang almond panggang.
ADVERTISEMENT
5. Kothu Paratta
Kothue Paratta
Kothue Paratta. (Foto: Wikimedia Commons)
Paratta adalah sejenis roti pipih goreng yang menjadi makanan pokok bagi sebagian penduduk di negara-negara Asia Selatan, yaitu Sri Lanka, Nepal, dan India. Sementara Kothu Paratta adalah paratta yang dicincang kemudian dimasak dengan telur, sayuran, atau daging, beserta salna, sejenis saus pedas khas Asia Selatan.
Pembuatan makanan ini cukup unik. Semua bahan yang dibutuhkan untuk membuat Kothu paratta dimasukkan bersamaan ke dalam wajan yang sudah dilumuri minyak dan dimasak dengan cara orak-arik hingga matang.
6. Fruit Chaat
Fruit chaat
Fruit chaat. (Foto: Thinkstock)
Jika dilihat sekilas, fruit chaat hampir mirip dengan salad buah pada umumnya. Yang membedakannya adalah sausnya yang terbuat dari bumbu rempah-rempah. Fruit chaat adalah salah satu hidangan cepat saji yang biasa dijajakan di kedai-kedai pinggir jalan di India Utara dan Pakistan saat Ramadhan. Potongan-potongan buahnya terdiri dari semangka, blewah, apel, delima merah, nanas, kentang, ubi pisang, jeruk, pepaya, dan anggur.
ADVERTISEMENT
7. Medamas
Medames
Medames. (Foto: Wikimedia Commons)
Medamas merupakan makanan khas Mesir yang terbuat dari campuran kacang fava, minyak sayur, bawang merah dan bawang putih. Makanan ini biasanya dimakan oleh warga Mesir untuk sarapan tetapi lebih populer sebagai hidangan berbuka puasa saat Ramadhan. Jika kamu tengah berlibur atau beribadah di Mesir, kamu bisa menemukan Medamas di kedai-kedai yang berada di pinggiran jalan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan