Restoran di Jepang Ini Sajikan Makanan Berbentuk Meteor Jatuh

Saat masih duduk di bangku sekolah, kamu pasti pernah belajar Geografi yang membahas mengenai bebatuan yang termasuk ke dalam minerals atau bahan galian alami yang berasal dari galian. Semua bahan galian alami (minerals) ini termasuk ke dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau unrenewable resources.
Mungkin kamu pernah melihat semua bebatuan ini melalui buku atau saat berkunjung ke museum. Namun, kini tak perlu berkunjung ke museum karena fenomena alam ini bisa kamu lihat langusng di sebuah kafe di Jepang.
Replika meteorit atau batuan hasil metor yang jatuh ke bumi bisa kamu lihat melalui sajian makanan yang indah hasil inovasi sebuah restoran di kawasan Kyoto.
Mengusung tema minerals, Usaginonedoko Cafe berhasil menciptakan aneka menu unik dengan tampilan layaknya bebatuan hasil proses alamiah Bumi. Kafe yang terletak di Nakagyō-ku, Kyoto, sengaja mengusung ide unik ini untuk menunjukkan keindahan mineral alami bumi melalui media makanan.
Jika dilihat dari luar, mungkin tempat ini tidak terihat seperti kafe yang bertemakan minerals. Bangunannya cenderung seperti bangunan tradisional Jepang pada umumnya.
Tapi saat memasuki kafe, pengunjung akan disuguhi oleh hiasan bebatuan alami yang berasal dari alam. Bahkan meja kaca kafe sengaja didesain dengan beragam bebatuan yang bisa kamu lihat saat sedang menikmati hidangan kafe.
Kafe ini menawarkan berbagai pilihan menu yang unik seperti Meteorite Curry dan Amethyst Panna Cotta. Sajian dari Meteorite Curry memang dibuat seperti layaknya meteor yang jatuh ke bumi sehingga menyebabkan kebakaran dan kekacauan di Bumi.
Meteorite Curry yang dibanderol dengan harga 1000 yen atau setara Rp 117 ribu ini terdiri dari nasi yang sengaja dibuat berwarna hitam dan bumbu kari yang juga sengaja dibuat lebih gelap untuk memberi kesan kehancuran akibat jatuhnya meteor. Tercecap rasa gurih keju saat menikmati hidangan ini. Tekstur lembut pada nasi juga menambah kenikmatan Meteorite Curry yang lezat.
Selanjutnya, sajian unik lainnya adalah Amethyst Panna Cotta. Dessert asal Italia ini dibuat dari gelatin yang dibentuk layaknya seperti batu amethyst atau semacam batu permata. Pajangan amethyst dengan warna serupa juga ikut disajikan. Seporsi Amethyst Panna Cotta dihargai 300 yen atau Rp 35 ribuan.
Dari kedua menu andalan tersebut, ada satu menu lagi yang mampu membuat pengunjung terkesan dengan penampilannya. Adalah Garden Quartz Tiramisu yang berbentuk seperti batu bening dengan unsur tiramisu di dalamnya. Garden Quartz dikenal juga dengan sebutan batu kristal lodolite. Garden Quartz Tiramisu dibanderol dengan harga Rp 92 ribuan.
Bagi yang ingin berkunjung kesini, Usaginonedoko Cafe buka mulai dari pukul 08.30 sampai 20.00. Dan kafe ini tutup setiap hari rabu. Berminat mencoba?
