Sekjen Dekranas: Fashion Busana Muslim Indonesia Punya Beragam Bentuk

kumparanSTYLEverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jokowi dan Desainer Busana Muslim Indonesia (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi dan Desainer Busana Muslim Indonesia (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Pemerintah ingin busana muslim Indonesia bisa dikenal luas tidak hanya di dalam negeri namun juga luar negeri. Untuk itu, perlu adanya penguatan dari segi desain busana misalnya ada corak tertentu yang berasal dari suatu daerah di Indonesia.

"Penguatannya itu (ada) di kearifan lokal kita yang tidak dimiliki oleh dunia. Dan kita juga memiliki ragam cara berpakaian. Coba saja lihat yang datang sekarang, kan beragam sekali," kata Sekjen Dekranas Euis Saedah di Istana Bogor, Kompleks Istana Kepresidenan, Jawa Barat, Kamis (26/4).

Gaya dan corak busana muslim Indonesia menurut Euis tidak monoton. Karena dari Sabang hingga Merauke banyak ciri khas yang bisa ditonjolkan dalam busana muslim Indonesia.

"Tadi mas Ali (Ali Charisma) sudah menyampaikan, belahan sini lebih suka timur Indonesia misalnya, tapi belahan sini lebih suka daerah barat Indonesia. Kita kaya sekali. Tidak hanya monoton bentuknya begitu saja. Kita sangat beragam," lanjut dia.

Karena itu untuk mewujudkan hal ini sedang dipersiapkan bentuk support pemerintah terhadap industri fashion muslim Tanah Air.

"Ke depan akan dibahas siapa yang akan memimpin, kementerian mana, dan bagaimana bentuk support atau intervensi pemerintah. Itu masih akan dibahas," ucap Euis Saedah.

Jokowi dan Desainer Busana Muslim Indonesia (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi dan Desainer Busana Muslim Indonesia (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Tak hanya itu, untuk mendukung pengembangan busana muslim di Indonesia, perlu disiapkan sumber daya manusia yang kuat. Maka Euis menegaskan di Bandung telah berdiri Islamic Fashion Institute.

"(Saat ini) sudah 100 lebih lulusannya dan terus bertambah tiap tahun. Kita juga terus kerja sama dengan Adelaide University untuk meningkatkan kemampuan kita di bidang teknologi terutama designing," paparnya.

Euis mencontohkan hasil kerja sama tersebut, salah satunya adalah mendesain saat ini tidak lagi dengan gambar tangan, namun bisa juga dengan teknologi informasi.

"Nah ini sangat penting. Apalagi kita akan memposisikan diri sebagai pusat busana muslim generasi mudanya bertambah terus dan kepandaiannya di bidang ini harus tambah kuat," tutur Euis Saedah.