Seperti Korea Selatan, Jepang Juga Rayakan Pocky Day pada 11 November

Pepero dan Pocky. Siapa yang tak mengenal dua camilan manis ini?
Keduanya memiliki banyak kemiripan. Baik dari segi jenis, bentuk, hingga rasa.
Pepero dan Pocky merupakan camilan wafer berbentuk stik. Pada bagian atas stik dilumuri dengan cokelat aneka rasa. Seperti cokelat, cokelat putih, stroberi, pisang, almond, greentea, dan masih banyak lagi.
Yang membedakan keduanya hanyalah asal perusahaan dan negara. Pepero merupakan camilan stik asal Korea Selatan, sedangkan Pocky berasal dari Jepang.
Diproduksi oleh Lotte, Pepero mendapat tempat istimewa di hati warga Korea. Tak tanggung-tanggung, Pepero bahkan memiliki hari spesialnya sendiri, lho.
Adalah Pepero Day yang dirayakan setiap 11 November. Berlangsung sejak puluhan tahun lalu, warga Korea saling bertukar Pepero di tanggal 11, bulan 11, jam 11, menit 11, dan detik 11.
Dilakukan oleh remaja dan orang dewasa untuk menunjukkan rasa sayang, Pepero Day sendiri amat mirip dengan Valentine's Day. Banyak rumor beredar bahwa para remaja single bertukar Pepero dengan harapan tumbuh tinggi dan langsing. Persis bak stik Pepero yang menyerupai angka 1. Sungguh unik, ya?
Perayaan Pepero Day ini sukses mendongrak penjualan Pepero hingga 50%. Hingga kini, warga Korea masih setia merayakan tradisi ini.

Tak mau kalah, pada 1999, Pocky asal Jepang juga meluncurkan kampanye Pocky Day. Diproduksi Glico, Pocky menciptakan kampanye dengan mengusung slogan "Happy Together, Pocky Togeter". Video promosi pertamanya dibuat bersama Girl's Day.
Dan uniknya lagi, Pocky Day juga dirayakan pada 11 November, persis layaknya Pepero Day!
Hari Pocky dan Pretz ini ditetapkan oleh Japan Anniversary Association, sebagai bagian dari kampanye Pocky.
Menanggapi hal ini, Jeong Sung-Won, perwakilan Lotte mengatakan bahwa Pocky Day di Jepang merupakan tiruan dari Pepero Day di Korea.
Pada awal kemunculan Pepero di Korea pada 1983, Glico sempat meminta pertanggungjawaban kepada Lotte soal bentuk camilan yang dianggap sama persis. Yaitu berbentuk stik panjang menyerupai angka satu.
Kala itu, Pocky memang sudah lebih dulu muncul pada 1966. Namun tuntutan ini cukup sulit untuk dibuktikan, mengingat Pocky tak pernah dijual di Korea.
Kini, Pocky dan Pepero bisa dengan mudah kamu temukan di mana saja. Mulai dari warung kecil, minimarket, supermarket, hingga bandara. Semuanya hadir dalam rasa beragam.
Hmm... Sungguh merupakan persaingan sengit. Sebenarnya, siapa yang meniru siapa, ya?
