Stress Test Challenge: Cowok Catokin Rambut Cewek
"Semua cewek dandannya emang lama atau gimana, sih? Itu rambutnya diapain dulu?"
"Kamu dari tadi nyatok rambut belum selesai juga?"
"Mending kamu enggak usah nyatok, deh. Kamu kalau nyatok dulu mungkin kita berangkatnya bisa tiga jam lagi,"
Ladies and gentlemen, apakah kamu familiar dengan sederet kalimat di atas?
Sebelum keluar rumah untuk berkencan atau sekadar nongkrong, makeup dan catokan merupakan dua ritual wajib untuk dilakukan perempuan. Berdasarkan data yang dihimpun kumparan (kumparan.com), rata-rata perempuan mengaku (setidaknya) menghabiskan satu hingga dua jam untuk berdandan.
"Makeup sih gue paham buat bikin cakep. Tapi kalau catokan, emang itu harus ya? Terus lama banget rambutnya dikriwil-kriwil gitu," komentar Albert (24), saat dihubungi kumparan (kumparan.com) via pesan singkat, Minggu (11/2).
Di mata pria, catokan memang tak sepopuler alat makeup. Banyak yang belum paham betul soal fungsi dan cara kerja catokan untuk mempercantik tatanan rambut perempuan. Bahkan, tak sedikit yang menyepelekan dan menganggap bahwa mencatok rambut merupakan perkara mudah yang bisa dilakukan oleh siapa saja (dengan durasi lebih cepat).
Lantas, benarkah mencatok rambut semudah yang kamu (pria) pikirkan?
Untuk membuktikan hal ini, kumparan (kumparan.com) menantang Agassi dan Iqbal untuk coba mencatok rambut perempuan. Berhasilkah mereka? Saksikan di Stress Test Challenge berikut ini, yuk!
