Tips Memilih Kondom yang Tepat Agar Tetap Bisa Puaskan Pasangan

Meski banyak yang tidak menyukai penggunaan kondom, tetapi alat pengaman yang satu ini menjadi 'dewa penolong' bagi para suami istri dalam merencanakan keluarganya. Sayangnya, masih banyak pria yang dibingungkan dengan cara memilih kondom yang sesuai.
Baca: Berebut Tempat Duduk di KRL
Melissa White, CEO dari ritel penjualan kondom online Lucky Bloke mengatakan bahwa banyak pria yang kesusahan memilih kondom dan menganggap bahwa kondom adalah one-size-fits-all. "Apakah mereka menggunakan kondom yang terlalu besar atau terlalu kecil, mereka akhirnya harus menerima kenyataan bahwa mereka harus merasa puas dengan pengalaman yang kurang menyenangkan tanpa menyadari bahwa kehidupan percintaannya bisa lebih baik lagi," tutur Melissa seperti dikutip dari Men's Health.
Faktanya, survei yang dilakukan oleh The Kinsey Institute for Research on Sex, Gender, and Reproduction di Indiana, Amerika Serikat pada 2010 menunjukkan bahwa kondom yang terlalu sempit atau tidak sesuai ukuruan Mr. P memiliki risiko ejakulasi dini atau tidak bisa ereksi sama sekali, memiliki masalah orgasme pada pria dan pasangannya, hingga kondom yang rusak atau sobek serta sensasi rasa tidak nyaman.
Lantas bagaimana cara memilih kondom yang tepat agar pasangan tetap terpuaskan saat bercinta? Berikut tipsnya seperti dilansir dari situs Durex:
1. Tiga Kriteria Umum pada Kondom

Saat memilih kondom, ada tiga kriteria umum yang harus diperhatikan. Yakni sensitivitas, kenyamanan dan keandalan. Kondom yang baik haruslah berbahan tipis dan tidak mengurangi rasa saat berhubungan. Sedangkan dari sisi kenyamanan, kondom harus pas dan nyaman serta tidak mudah sobek dan bocor. Dari sisi keandalan, kondom yang dipilih harus mampu mencegah atau menunda kehamilan dan juga berpindahnya kuman.
Kondom baru bisa disebut berkualitas tinggi apabila memenuhi ketiga kriteria di atas. Saat ini ada tiga jenis kondom yang dijual di pasaran yaitu yang berbahan lateks, berbahan kulit hewan dan bahan sintetis. Ketiganya bagus dan memiliki kelebihan masing-masing.
Kondom berbahan sintetis digunakan untuk pria atau wanita yang memiliki alergi terhadap bahan lateks. Kondom sintetis disukai karena umumnya lebih tipis dari lateks tapi memiliki kehandalan yang sama.
Sangat dianjurkan untuk memilih jenis kondom berbahan lateks yang dirancang untuk mencegah penularan penyakit seksual. Jika kondom tersebut belum terlumasi maka pilihlah kondom yang bisa dilumasi dengan air sebab beberapa jenis pelumas berbahan minyak dapat merusak kondom.
2. Cek Tanggal Kedaluwarsa

Penting memerika tanggak kedaluwarsa kondom sebelum digunakan. Kondom yang sudah lewat tanggal berlakunya akan mudah sobek dan bocor saat digunakan. Pastikan Anda selalu mengecek terlebih dahulu sebelum menggunakannya dan pastikan jika pembungkus kondom tidak kering dan berlubang.
3. Tahu Cara Menggunakan Kondom

dr. Heru H. Oentoeng, Sp. And mengatakan masih banyak pria yang tidak tahu cara menggunakan kondom dengan benar. Salah-salah, kondom bisa bocor atau sobek.
Setelah membuka pembungkus kondom, masukkan ke Mr. P dengan membuka gulungan hingga batang Mr. P tertutup semua. Tidak boleh gunakan gigi untuk membuka pembungkus kondom dan berhati-hati dengan kuku yang terkadang menimbulkan sobek kecil di kondom.
Berikan juga ruang di bagian ujung kondom saat memasangnya di Mr. P agar ada ruang untuk sperma saat terjadinya ejakulasi. Jika tidak, tekanan yang timbul dari sperma dapat menyebabkan kebocoran pada kondom.
Baca: 5 Tips Cara Melihat Hilal
