Tips Mengatasi Bau Badan, dari Cara Tradisional hingga Modern

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bau Badan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bau Badan (Foto: Thinkstock)

Masalah bau badan jadi hal yang mengganggu bagi kehidupan remaja. Pada masa pubertas, produksi hormon memang berlebih dan membuat badan dua kali lebih bau pada umumnya.

Agar badan wangi, ada beberapa cara tradisional dan modern yang dapat dilakukan untuk mencegah bau badan akut. Berikut kumparan merangkum tips-tips pencegah bau badan yang bisa dilakukan oleh milenial.

1. Mandi dengan sabun anti bakteri

Penataan kamar mandi juga tak kalah penting (Foto:  thinkstockphotos.com )
zoom-in-whitePerbesar
Penataan kamar mandi juga tak kalah penting (Foto: thinkstockphotos.com )

Mandi dengan sabun anti bakteri secara rutin membantu mengurangi potensi bau badan. Sabun anti bakteri memiliki zat antiseptik khusus yang berfungsi membunuh kuman penyebab bau badan.

2. Pakai deodoran

Ilustrasi memakai deodoran (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memakai deodoran (Foto: Shutterstock)

Deodoran adalah wewangian roll-on yang biasa digunakan pada ketiak dan bagian sudut-sudut tubuh lainnya. Kandungan pada deodoran bersifat mengharumkan dan menutupi bau pada badan.

3. Mandi dengan baking soda

Manfaat baking Soda untuk Kesehatan Kulit (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat baking Soda untuk Kesehatan Kulit (Foto: Thinkstock)

Baking soda dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Zat ini memiliki senyawa yang mampu menyerap keringat dan membunuh bakteri.

4. Cuka apel

Cuka Apel. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Cuka Apel. (Foto: Thinkstock)

Menurut penelitian, cuka apel merupakan pembunuh bakteri yang efektif karena menjaga keseimbangan pH tubuh, sehingga mencegah bakteri masuk tubuh.

Penggunaannya dapat dilakukan dengan mengoleskan ke tubuh yang berkeringat, mandi dengan cairannya atau juga meminumnya secara langsung.

5. Kurangi stres

Ilustrasi stres (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stres (Foto: Thinkstock)

Stress dapat mengakibatkan produksi hormon yang berlebih. Produksi keringat yang berlebih memancing bakteri dan kotoran lainnya masuk ke dalam tubuh.

Kemampuan dalam memanajemen stres dipercaya dapat mengurangi tingkat bau badan yang ditimbulkan tubuh.