10 Early Stage Startup NextDev ke-10 Masuk Tahap Inkubasi, Bangun Pondasi Bisnis
ยทwaktu baca 4 menit

Telkomsel telah menjaring 10 finalis perusahaan rintisan tahap awal (early stage startup) untuk ikut dalam program inkubator startup NextDev ke-10. Mereka akan mengikuti tahap NextDev Academy untuk memperkuat pondasi bisnisnya selama empat bulan mulai Januari 2025, dan bakal menerima kurikulum kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
NextDev Academy merupakan tahap kedua dari serangkaian program NextDev, yang saat ini sudah memasuki tahun ke-10, setelah menjalani periode Startups Scouting pada Oktober sampai Desember 2024. Tahap Academy akan mencakup Orientation Bootcamp dan Expert Talks yang dipandu oleh para mentor berpengalaman.
Puncaknya adalah NextDev Summit, sebagai platform penghargaan buat startup terbaik sekaligus ajang diskusi dan kolaborasi bagi para pelaku ekosistem digital nasional dan global untuk memperluas jejaring.
"NextDev merupakan sebuah program inkubasi yang benar-benar menyaring startup early stage yang ada di Indonesia untuk kita bisa berkembang bersama ekosistem Telkomsel, di mana tadi kita juga mengundang Telkomsel Ventures sebagai salah satu perusahaan, anak perusahaan bagian dari Telkomsel, dan juga INDICO, untuk bisa bersama-sama kita membangun industri digital di Indonesia."
Saki H. Bramono, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, mengatakan ada 250 startup di Indonesia yang antusias mendaftar NextDev ke-10. Peserta NextDev Academy kali ini disebutnya lebih beragam karena tersebar dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Makassar, Pontianak, hingga Bali.
10 kategori bisnis NextDev ke-10 terbagi dalam tiga track kategori, yakni Productivity Enhancement, Emerging Technologies, dan Digital Lifestyle. Kategorisasi ini dilakukan guna memastikan relevansi program NextDev terhadap kebutuhan startup digital Tanah Air saat ini untuk dapat memiliki pondasi yang kuat dalam berkembang dan berkelanjutan.
"Kami melakukan kurasi selama 3 bulan terakhir menjadi 10 finalis NextDev yang ikut dalam program NextDev Academy, dan nanti kita akan ada NextDev Summit untuk kita pilih the best of the best dari masing-masing track, dan juga the best of the best secara keseluruhan dari startup yang join," kata Saki kepada kumparanTECH, Senin (20/1).
Berikut daftar 10 startup finalis NextDev Academy:
Productivity Enhancement
eHealth: Aplikasi rekam medis digital yang dirancang untuk mempermudah dokter, klinik, dan rumah sakit dalam mengelola data pasien.
LuarKampus: Platform berbasis AI yang membantu para pelajar mencari beasiswa luar negeri.
On Journey: Platform digital yang membuat pemesanan layanan travel jadi lebih mudah dan terorganisir.
Emerging Technologies
EON Energy: Penyedia SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) berlisensi, mendukung infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
KendAli: Platform berbasis AI yang fokus pada manajemen dan deteksi hama di industri Food and Beverage.
Molca: Startup yang menyediakan solusi digital twin dan AR/VR berbasis AI untuk industri manufaktur dan konstruksi.
Satuplatform: Platform all-in-one untuk manajemen ESG (Environmental, Social, and Governance), karbon, serta sustainability report.
Digital Lifestyle
Boonda: Aplikasi pengasuhan anak yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
difotoin.id: Penyedia vending machine fotografi, photobooth, dan photobox outdoor.
GoDentist: Aplikasi teledentistry berbasis AI yang memungkinkan pengguna memeriksa kesehatan gigi hanya dengan mengunggah foto.
Sesuai dengan tema kami di tahun ini, Elevating Startups, kami harap making social impact to technologies bisa terjadi dan Indonesia bisa berkembang dengan solusi-solusi yang mereka bisa hasilkan.
- Saki H. Bramono, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel -
Saki menambahkan, yang membuat NextDev unik dan jadi salah satu program inkubasi terbaik di Indonesia adalah kehadiran kurikulum untuk melatih keterampilan peserta, baik teknis maupun nonteknis. Telkomsel bakal membantu startup mengembangkan kapabilitas mereka, mulai dari mentalitas hingga etika, sehingga bisnisnya bisa berkelanjutan.
Ditambah, NextDev Academy tahun ini akan diperkuat dengan kurikulum integrasi teknologi kecerdasan buatan terkini. Para pendiri perusahaan akan dibekali dengan wawasan terkait tren teknologi di masa depan, optimalisasi data AI, ilmu kognitif pengalaman pengguna, perencanaan keuangan, keamanan dan etika siber, hingga pengembangan produk untuk inovasi yang berdampak.
"Saya harap tiga track ini (Productivity Enhancement, Emerging Technologies, dan Digital Lifestyle) bisa melahirkan startup, selain mereka juga mempunyai capability dari AI, mereka juga mempunyai capability dan juga kompetensi dari sisi soft skills," tambah Saki.
