Kumparan Logo

18 Maret, Xiaomi Bakal Rilis Redmi Note 7 Pro dan Redmi 7 di China

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Smartphone Xiaomi Redmi Note 7. Foto: Xiaomi
zoom-in-whitePerbesar
Smartphone Xiaomi Redmi Note 7. Foto: Xiaomi

Xiaomi dikabarkan akan kembali merilis smartphone terbaru mereka, Redmi 7, dalam waktu dekat di China. Informasi ini telah beredar bersamaan dengan postingan Presiden Redmi, Lu Weibing, di media sosial Weibo.

Dalam postingannya, Weibing mengonfirmasi bahwa akan ada produk baru yang diluncurkan bersama dengan Redmi Note 7 Pro pada 18 Maret mendatang di China. Namun, dia belum mengonfirmasi nama perangkat tersebut.

Redmi 7 diketahui sudah mendapatkan sertifikat dari TENAA, yaitu lembaga yang punya otoritas untuk memberikan sertifikasi perangkat telekomunikasi di China. Hal ini kemudian membuat spekulasi jika Redmi Note 7 Pro dan Redmi 7 akan diluncurkan berbarengan di China menguat.

Kehadiran Redmi 7 sebenarnya sudah disinggung oleh CEO Xiaomi Lei Jun. Beberapa waktu lalu, ia sempat membagikan informasi soal harga Redmi 7 yang diklaim berada di rentang harga 700 Yuan (Rp 1,4 juta) hingga 800 Yuan (1,7 juta).

Lei Jun juga sempat berujar dalam postingan di Weibo, jika kedatangan Redmi 7 nantinya akan mendapat sambutan yang positif sehingga perusahaan harus menyiapkan stok unit yang besar.

Smartphone Xiaomi Redmi Note 7. Foto: Xiaomi

Hingga kini belum ada kepastian yang jelas dengan spesifikasi yang akan dibawa oleh Redmi 7. Menurut rumor yang beredar, Redmi 7 bakal mengusung layar 6,2 inci Full HD+ dengan tiga varian RAM dan memori internal, yakni 2 GB/16 GB. 3 GB/32 GB, dan 4 GB/64 GB.

Tampaknya, Redmi 7 bakal berjalan di sistem operasi Android 9 Pie dengan antarmuka MIUI 10, sementara kapasitas baterainya 4.000 mAh. Belum diketahui bagaimana detail kamera belakang dan depan yang akan disematkan pada Redmi 7.

Redmi 7 masuk Indonesia

Tidak hanya di China, Redmi 7 juga kabarnya akan dipasarkan di Indonesia. Ini dikarenakan smartphone tersebut telah mengantongi sertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dari Kementerian Perindustrian.

Dalam situs P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) Kemenperin, sertifikat TKDN untuk Redmi 7 yang bertipe MI M1901F7G telah dikeluarkan pada 27 Februari 2019, dan memiliki nilai TKDN sebanyak 30,03 persen.

Xiaomi menjadikan Redmi sebagai sub-brand baru. Foto: Xiaomi

Ketika dihubungi oleh tim kumparan, pihak Xiaomi belum bisa memberikan kepastian dan hanya mengisyaratkan beberapa smartphone terbaru mereka di Indonesia akan hadir dalam waktu dekat.