28 Tahun WWW dan Ucapan Terima Kasih untuk Tim Berners-Lee

Hari ini, 28 tahun silam, seorang peneliti Inggris bernama Tim Berners-Lee mengajukan proposal ilmiah bertajuk "Information Management: A Proposal.” Proposal tentang teknologi di Internet itu kemudian jadi cikal bakal World Wide Web (WWW). Waktu itu akses Internet masih terbatas hanya bisa dipakai oleh segelintir orang. Layanan yang dipakai paling cuma surat elektronik. Dua hal itu mengganjal pikiran Tim yang melihat seharusnya komputer dan Internet bisa lebih dari itu. Ada satu hal lagi yang paling mengganjalnya tentang komputer kala itu, dia kesulitan dalam hal berbagi informasi. Dia jengah dengan informasi yang selalu berbeda di setiap komputer yang berbeda. Bahasa pemrograman pada setiap komputer juga berbeda. Tim ingin memecahkan masalah ini! Seharusnya jutaan komputer di dunia ini bisa terhubung melalui Internet. Tim juga menyadari warga dunia bisa berbagi informasi dengan memanfaatkan teknologi baru yang disebut: hypertext. Satu solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan ini adalah membuat layanan atau aplikasi. Dari sini pria kelahiran 8 Juni 1965 itu mulai menyusun proposal perdananya yang hendak melakukan manajemen informasi di Internet. Kala itu Tim bekerja di European Organization for Nuclear Research (CERN) di Swiss sebagai pemrogram peranti lunak, setelah selesai kuliah dari Oxford University. Percaya atau tidak, usulan awal ini tidak segera diterima. Bahkan, bosnya waktu itu, Mike Sendall, mencatat kalimat “Samar-samar tapi menarik” di sampul proposal. Web tidak pernah menjadi proyek resmi di CERN yang sangat terpandang di mata para ilmuwan. Tetapi, Mike memberikan Tim waktu untuk bekerja lebih lanjut menggarap idenya pada bulan September 1990. Ia mulai menggarap teknologi WWW menggunakan komputer NeXT, salah satu produk buatan Steve Jobs.

WWW, atau sering disebut Web, dikenal sebagai ruang informasi atas data dan sumber daya lain yang diidentifikasi oleh Uniform Resource Locators (URL), dikaitkan dengan link hypertext, dan dapat diakses melalui jaringan Internet. WWW sering disalahartikan sebagai kesamaan dari jaringan Internet, padahal sejatinya WWW adalah sebuah layanan yang beroperasi melalui koneksi Internet. Tiga Temuan Mendasar Oktober 1990, Tim menulis tiga teknologi dasar yang sampai saat ini tetap mendasar dari dunia Web. 1. HTML: HyperText Markup Language. Format bahasa untuk web. 2. URI: Uniform Resource Identifier. Semacam "alamat" yang unik dan digunakan untuk mengidentifikasi setiap sumber daya di Web. Ini juga biasa disebut URL (Uniform Resource Locators). 3. HTTP: Hypertext Transfer Protocol. Teknologi yang memungkinkan untuk mengambil sumber daya terkait dari seluruh Web. Untuk mengejar misinya Tim juga menyusun kode pemrograman untuk aplikasi peramban pertamanya (WorldWideWeb.app) dan server Web pertama (httpd). Di penghujung 1990, halaman berbasis Web pertama disajikan di Internet secara terbuka, dan pada tahun 1991, orang-orang di luar CERN diundang untuk menjajal lalu bergabung dengan komunitas Web baru ini. Bebas Royalti Sambutan terhadap teknologi temuan Tim ini sangat baik. Tetapi dia sangat sadar, potensi sesungguhnya dari temuannya ini adalah dengan cara melepas teknologi tersebut sebebas-bebasnya. Artinya: teknologi itu bebas digunakan siapa saja tanpa perlu menbayar atau meminta izin terlebih dahulu.
Seandainya teknologi ini jadi hak milik saya, dan dalam kontrol total saya, itu mungkin tidak akan lepas landas. Anda tidak dapat mengusulkan sesuatu yang menjadi ruang universal dan pada saat yang sama tetap mengontrolnya.
Tim dan rekan di kantor menganjurkan agar CERN membuat kode pemrograman terbuka dan tersedia secara bebas royalti, selamanya! Keputusan tersebut diumumkan pada April 1993. Ini kemudian memicu gelombang kreativitas, kolaborasi dan inovasi, yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dan sampai sekarang ini, layanan berbasis Web merupakan satu saluran penting dalam menyampaikan informasi atau dalam menjual barang sampai jasa.

Setahun kemudian dari pengumuman itu, Tim memutuskan pindah dari CERN ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1994 untuk mendirikan World Wide Web Consortium (W3C), sebuah komunitas internasional untuk mengembangkan standar Web terbuka. Dia tetap Direktur W3C sampai hari ini. Komunitas ini telah menghasilkan ide-ide revolusioner yang jauh memberi kemajuan pada sektor teknologi. Mereka membuat agar Web tetap bersifat desentralisasi, non-diskriminasi, dan universal. “Saya membayangkan Web sebagai platform terbuka yang akan memungkinkan semua orang, di mana saja untuk berbagi informasi, peluang akses, dan berkolaborasi melintasi batas-batas geografis dan budaya,” demikian kata Tim dalam sebuah kolom di The Indian Express, 12 Maret 2017, dan dikutip kumparan (kumparan.com). Semangat berbagi informasi yang digagas Tim dalam dunia Internet tanpa disadari telah mendorong adanya pendekatan baru pula dalam keterbukaan informasi, seperti standar Open Data, Open Government dalam dunia politik, serta Open Access dalam penelitian ilmiah, pendidikan, dan kebudayaan. “Ini adalah untuk semua orang,” katanya. Terima kasih, Tim. WWW adalah salah satu penemuan terbaik untuk dunia dan manusia.
