Kumparan Logo

31 Tahun Telkomsel Layani Indonesia, Perkuat Peran Ecosystem Enabler

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai Ecosystem Enabler lewat berbagai layanan yang berkualitas untuk masyarakat. Foto: Dok. Telkomsel
zoom-in-whitePerbesar
Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai Ecosystem Enabler lewat berbagai layanan yang berkualitas untuk masyarakat. Foto: Dok. Telkomsel

Telkomsel mencoba menjaga momentumnya di tengah persaingan industri telekomunikasi yang makin ketat dan perubahan perilaku digital masyarakat yang bergerak cepat sepanjang 2025.

Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia itu mengklaim mulai menuai hasil dari strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, hingga optimalisasi layanan digital yang dijalankan sejak awal tahun.

Lewat semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menempatkan penguatan layanan digital sebagai fokus utama. Strategi tersebut perlahan mulai tercermin pada kinerja keuangan perusahaan, terutama pada paruh kedua 2025.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan 2025 menjadi periode penting bagi perusahaan untuk memperkuat fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Nugroho.

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp 109,3 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 19,7 triliun. Perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 14,7 persen secara kuartalan (QoQ), sementara EBITDA tumbuh 5,4 persen QoQ.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kontribusi layanan digital yang kini menyumbang lebih dari 95 persen pendapatan mobile Telkomsel. Di saat yang sama, trafik data perusahaan meningkat 15 persen secara tahunan, menandakan konsumsi layanan digital pelanggan yang terus tumbuh.

layanan internet rumah nirkabel (wireless) prabayar dari Telkomsel yang menggunakan perangkat modem WiFi dan jaringan 4G/5G. Foto: Dok. Telkomsel

Di sisi lain, strategi quality-led juga tercermin dari basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan, dengan ARPU yang meningkat menjadi Rp 45 ribu pada akhir tahun. Angka ini dinilai mencerminkan kualitas basis pelanggan yang semakin produktif.

Tak hanya di layanan seluler, Telkomsel juga memperkuat layanan fixed broadband dan konvergensi digital. Penetrasi layanan konvergensi perusahaan disebut telah mencapai sekitar 59 persen, sementara total pelanggan fixed broadband kini melampaui 10 juta pengguna.

Di balik pertumbuhan bisnis tersebut, Telkomsel juga terus mendorong pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk memperkuat pengalaman pelanggan. Teknologi AI mulai diterapkan pada berbagai layanan, termasuk aplikasi MyTelkomsel dan pengelolaan customer experience.

Selain fokus pada bisnis, Telkomsel mengeklaim terus memperluas dampak sosial melalui pengembangan ekosistem digital yang lebih inklusif. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pemberdayaan UMKM yang mencatat peningkatan omzet rata-rata hingga 32% melalui pemanfaatan layanan digital

  • Dukungan terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital

  • Pengembangan talenta digital melalui program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital

  • Pemerataan akses digital hingga wilayah 3T melalui dukungan BTS USO

Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai Ecosystem Enabler lewat berbagai layanan yang berkualitas untuk masyarakat. Foto: Dok. Telkomsel

Di sisi infrastruktur, Telkomsel kini memiliki lebih dari 293 ribu BTS on-air yang menopang layanan broadband di berbagai wilayah Indonesia. Penguatan jaringan tersebut disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan yang lebih stabil dan konsisten di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas digital masyarakat.

Berkat kualitas layanan dan inovasi berkelanjutan, Telkomsel sukses meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional sepanjang 2025, di antaranya:

  • Pengakuan global dari Ookla Speedtest Awards™ atas kualitas jaringan

  • Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan

  • Penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience

  • Berbagai penghargaan di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards

Menurut Nugroho, industri telekomunikasi ke depan tak lagi hanya ditentukan oleh besarnya skala bisnis, melainkan kemampuan menghadirkan layanan yang relevan dan berdampak nyata bagi pelanggan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala, tetapi oleh kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional,” katanya.

Ia menambahkan, Telkomsel akan terus memperkuat posisinya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan AI untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih seamless dan relevan.