5 Alasan Kamu Perlu Bikin Ruang Kerja di Rumah

27 Juli 2021 9:02
·
waktu baca 4 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
Anjuran untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) diterapkan sejak COVID-19 mewabah. Bekerja dari rumah, memiliki tantangan tersendiri, karena banyaknya distraksi yang bisa menyebabkan motivasi kerja menurun akibat ketiadaan ruang khusus.
Membuat ruang kerja atau workstation yang layak dan nyaman di rumah saat WFH ternyata sangat dibutuhkan. Melakukan pekerjaan dari rumah bisa lebih melelahkan, apalagi bekerja seharian penuh dengan peralatan yang tidak mendukung, bisa berdampak pada kesehatan.
Kesehatan di sini termasuk menjaga posisi duduk yang baik dan mata agar tidak cepat lelah berlama-lama menatap layar. Nah, solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut salah satunya adalah membuat ruang kerja yang nyaman.
Berikut ini adalah lima alasan mengapa kamu perlu membuat ruang kerja atau workstation di rumah selama WFH.

1. Lebih fokus dan konsentrasi dalam bekerja

Memiliki workstation yang dibuat terpisah dengan ruangan lain membuat kita bisa menjadi lebih fokus dalam bekerja. Suasana rumah yang penuh distraksi bisa sedikit diredam dengan adanya workstation khusus yang kita desain sendiri sesuai keinginan dan kebutuhan.
Jadi, hanya ada kamu yang berada di ruangan dengan berbagai peralatan pendukung pekerjaan. Kamu bisa membuat suasana nyaman, sehingga tidak ada godaan yang menghambat pekerjaan.
Jika punya ruang kerja sendiri, kamu bisa mengatur jam kerja sesuka hati. Kamu bisa beri tanda peringatan di pintu, bahwa tidak bisa diganggu karena sedang bekerja.

2. Meningkatkan produktivitas

Salah satu keuntungan dengan adanya workstation pribadi adalah dapat meningkatkan produktivitas. Seperti yang sudah disinggung di awal, ruang kerja khusus dapat membuat kamu berkonsentrasi penuh, sehingga tugas-tugas pekerjaan yang menumpuk dapat segera diselesaikan.
Selama berada di ruang kerja, kamu bisa bikin perencanaan. Strategi yang baik akan memudahkan kamu untuk menentukan langkah tepat untuk secepatnya menyelesaikan pekerjaan.
Kalau kamu tidak punya ruangan khusus untuk bekerja dan tidak memiliki perencanaan, maka bisa terpaksa melakukan pekerjaan rumah lainnya yang bikin kerepotan. Deadline pekerjaan bisa terlewati dan atasan bisa saja marah kepada kamu.
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

3. Hasil pekerjaan akan lebih berkualitas

Ruang kerja khusus di rumah ternyata bisa menghasilkan pekerjaan berkualitas, yang artinya memenuhi standar dan mengurangi komplain dari perusahaan. Dengan situasi yang dibangun senyaman mungkin, kamu bisa mendapatkan ide-ide kreatif atau motivasi yang tinggi untuk bekerja.
Dengan begitu, kamu sudah pasti dimungkinkan bisa mencapai target pribadi maupun perusahaan dalam jangka pendek maupun panjang. Hasil pekerjaan yang berkualitas dan sesuai dengan target akan terus meningkatkan kinerja, agar dapat mencapai hasil yang optimal.

4. Bisa punya lebih banyak waktu untuk keluarga

Sebagian besar dari kita memang belum terbiasa dengan WFH dan memiliki ruang kerja pribadi di rumah. Namun, jika sudah terbiasa dan melakukannya dengan benar, kamu bisa membagi waktu yang efisien.
Dengan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu di ruang kerja khusus tanpa gangguan, kamu bisa memanfaatkan sisanya untuk istirahat atau berkumpul bersama keluarga. Selain untuk relaksasi, hal ini juga akan membuat keluarga kamu tidak merasa 'kehilangan' saat bekerja di rumah.
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

5. Kesehatan bisa lebih terjaga

Sangat penting untuk menyesuaikan ruang kerja dengan kebutuhan. Kamu harus tepat memilih banyak keperluan untuk membangun workstation yang nyaman dan juga sehat. Mulai dengan pemilihan meja, kursi, tata cahaya, hingga monitor yang menjadi elemen penting saat bekerja nantinya.
Monitor akan menjadi titik fokus karena semua perhatian kamu akan tertuju pada perangkat itu sepanjang hari. Pemilihan monitor yang tidak tepat dapat menyebabkan kinerja menurun, sehingga berdampak buruk bagi kesehatan.
BenQ GW2780T bisa jadi pilihan monitor yang tepat untuk kenyamanan bekerja, sekaligus menjaga kesehatan tubuh dan mata. Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu rasakan saat menggunakan monitor BenQ GW2780T ini.

Menjaga jarak dan sudut pandang

Monitor BenQ GW2780T bisa memastikan sudut pandang terbaik untuk kenyamanan kamu saat melihat layar. Dengan desain yang ergonomi, ada berbagai macam penyesuaian monitor yang dapat diatur, mulai dari tinggi, miring, pivot, dan putar.
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
Pengaturan ini membuat monitor bisa disesuaikan dengan ketinggian dan sudut pandangan kamu melihat layar. Hal ini bisa menghindari postur tubuh yang salah selama bekerja dalam jangka waktu yang panjang. Jika posisi tubuh yang salah dipertahankan, maka dapat menyebabkan kelelahan mata, sakit kepala, saraf kejepit, hingga cedera otot.
Layar yang cukup besar 27 inci IPS LED Full HD (1920x1080 pixel) dapat menghasilkan pandangan luas hingga 178 derajat. Layar besar ini sangat membantu menjaga jarak saat melihatnya. Kamu tidak perlu terlalu dekat, karena menatap dari kejauhan saja sudah sangat jelas.
Berbicara soal warna, monitor BenQ GW2780T dibekali color gamut 72 persen NTSC. Tingkat kecerahannya mencapai 250 nits yang sudah cukup sesuai dengan kondisi ruangan kerja khusus yang kamu buat. Response time yang dimiliki sebesar 5ms dengan refresh rate 60Hz, sehingga tidak terasa lagging ketika buka dan berpindah aplikasi serta dokumen.
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Menjaga kesehatan mata

Monitor BenQ GW2780T memiliki segudang fitur untuk menjaga kesehatan mata. Ia dibekali dengan teknologi Brightness Intelligence, Flicker-Free, Low Blue Light hingga Mode Color Weakness.
Brightness Intelligence (B.I.) berguna menyesuaikan tampilan kecerahan layar dengan cahaya sekitar. Sensor cahaya yang terdapat di bawah layar dapat mendeteksi cahaya sekitar, sehingga akan otomatis bekerja menentukan kecerahan kontras layar.
Kecerahan layar yang berlebihan atau terlalu rendah bisa membuat mata lelah. Apalagi kamu menatap layar monitor seharian saat bekerja. Kamu juga tidak perlu pusing saat mengaktifkan fitur B.I. ini, sebab ada dukungan kecerdasan buatan yang akan mengatur sendiri kecerahan layar secara otomatis sesuai kondisi cahaya sekitar.
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruang kerja di rumah dengan Monitor BenQ GW2780T. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
Teknologi Low Blue Light dapat menyaring cahaya biru berbahaya yang dapat menurunkan produksi melatonin, sebuah hormon yang terkait dengan perangsang tidur. Diharapkan dengan beralih menggunakan teknologi Low Blue Light yang ada di BenQ GW2780T, produksi hormon melatonin tetap terjaga seperti biasa dan kualitas tidur bisa meningkat.
Layar monitor yang berkedip berlebihan dapat memberikan tekanan ekstra pada mata, sehingga tanpa sadar kamu sering menggosoknya, dan tentu jika terlalu sering akan berbahaya. Oleh karena itu, monitor BenQ GW2780T dengan teknologi Flicker-Free dapat mengurangi kelelahan mata dan iritasi secara efektif untuk kenyamanan penglihatan yang lebih baik.
Monitor BenQ GW2780T Eye-Care Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Monitor BenQ GW2780T Eye-Care Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan
Monitor BenQ GW2780T memiliki mode Color Weakness untuk menawarkan penglihatan yang lebih mudah dengan meningkatkan nada warna. Color Weakness membantu penderita buta warna untuk membedakan objek warna untuk mudah dikenali, sehingga mereka bisa melihat semua konten warna.
Color Weakness Mode menyediakan mode khusus pengidap kekurangan penglihatan warna Protanopia (kurang peka terhadap warna merah) atau Deuteranopia (kurang peka terhadap warna hijau). Jika salah satunya diaktifkan, maka akan terasa tone warna yang berbeda ditampilkan di monitor.
Bagi kamu yang ini tetap produktif kerja saat WFH dan peduli kesehatan tubuh dan mata, tidak ada salahnya memilih monitor BenQ GW2780T yang dijual dengan harga Rp 4.000.000 di e-commerce Tokopedia dan Shopee. BenQ juga memberikan 3 tahun garansi service & spare part, serta 1 tahun untuk panel layar. Informasi lengkap tentang bisa dilihat pada tautan berikut ini.