5 Brand HP Terlaris di Indonesia: Vivo di Puncak Berkat Ponsel Murah

Brand smartphone Vivo masih kokoh merajai pasar ponsel di Indonesia menjelang akhir tahun 2020. Berdasarkan riset IDC terbaru untuk kuartal III 2020, Vivo kembali menempati peringkat satu sebagai ponsel terlaris di Indonesia.
Pada kuartal ketiga 2020, Vivo mendapatkan pangsa pasar handphone (HP) di Indonesia sebesar 24,1 persen. Sebenarnya pencapaian ini sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya yang capai 26,8 persen. Meski begitu, Vivo tetap kuat di posisi satu selama tiga kuartal terakhir.
IDC melihat Vivo sangat kuat dalam segmen ponsel low end murah dengan kisaran harga Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Selain itu, strategi pemasaran yang agresif bisa mendapatkan perhatian pasar.
"Vivo memperkuat keunggulannya di segmen low end (100 dolar AS-200 dolar AS) dengan memperkenalkan model Y12i, Y20, dan Y30i di segmen ini. Seri X50 Pro dan V20 dipromosikan secara agresif, di mana seri V20 juga mendapatkan reaksi pasar yang baik," tulis riset IDC.
Di belakang Vivo, Oppo mampu bertahan di posisi kedua dalam daftar ponsel terlaris kuartal III 2020 dengan pangsa pasar 21,7 persen. Oppo mampu mempertahankan dominasinya di segmen ponsel midrange dan sukses dengan strategi iklan online yang ekspresif.
Xiaomi menduduki tempat ke-3 dengan pangsa pasar 18,1 persen. Kemudian, Samsung membuntutinya di belakang dengan 17,2 persen. Posisi lima besar ditutup oleh Realme yang mampu agresif sehingga dapat pangsa pasar 14,5 persen. Sementara gabungan brand ponsel lainnya 4,4 persen.
Pasar ponsel low end bersaing ketat
Riset IDC melaporkan bahwa brand smartphone bersaing ketat dalam mengeluarkan berbagai ponsel di segmen harga terjangkau atau low end. Lima besar brand ponsel terlaris di kuartal III Indonesia semua menjagokan ponsel low end untuk mendapatkan keuntungan.
"Berbagai lini smartphone di segmen harga yang terjangkau, menghasilkan pertumbuhan tahunan sebesar 20 persen di segmen ultra low end (100 dolar AS), dan mencapai pangsa pasar sebesar 16 persen setelah penurunan selama tiga kuartal berturut-turut." kata riset IDC.
Di kuartal III 2020 ini, juga catatkan rekor pengiriman ponsel mencapai 10,6 juta unit. Angka itu meningkat dari total pengiriman ponsel 7,1 juta unit di kuartal I 2020.
Peningkatan ini terjadi dikarenakan dibukanya kembali ritel offline yang tertahan saat masa karantina dan juga melonjaknya pembelian ponsel untuk mendukung aktivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Keseluruhan pasar ponsel Indonesia di kuartal III 2020, masih didominasi oleh brand asal China yang kuasai 78,4 persen. Sementara 21,6 persen didominasi oleh Samsung yang berasal dari Korea Selatan dan brand smartphone lainnya.
