5 Tanda Kamu Perlu Ganti Laptop Baru
ยทwaktu baca 3 menit

Laptop saat ini jadi perangkat penting yang dapat menunjang segala aktivitas, mulai dari pekerjaan, belajar, hingga sebagai sarana rekreasi lewat nge-game atau streaming film. Namun karena dipakai setiap hari, lama-kelamaan performanya dapat menurun.
Di sisi lain, laptop juga memiliki masa pakai maksimal. Para ahli mengatakan masa pakai laptop terbaik adalah 3-5 tahun, dan setelahnya komponen akan mengalami penurunan kemampuan.
Tanda yang paling terlihat adalah mudah lemot dan semakin sering diservis. Selain itu, apa saja tanda-tanda lain performa laptop mulai mengalami penurunan yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari?
1. Laptop mudah overheat
Sesuai namanya, overheat adalah keadaan saat body laptop terlalu panas yang disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya kotoran yang menghalangi lubang pembuangan panas, kipas tidak beroperasi baik, serta penggunaan laptop yang melebihi batas.
Selain panas, overheat biasanya ditandai dengan suara kipas yang lebih bising karena bekerja lebih keras mendinginkan laptop. Bukan itu saja, keadaan tersebut juga bisa menyebabkan komponen lain bekerja ekstra keras dan mempercepat kerusakan.
2. Kapasitas memori laptop sudah terlalu kecil
Laptop lama biasanya memiliki kapasitas penyimpanan yang kecil. Berbanding terbalik dengan aplikasi-aplikasi sekarang yang bisa menghabiskan lebih banyak memori.
Belum lagi pembaruan-pembaruan aplikasi hingga sistem operasi terbaru biasanya juga memakan banyak memori. Tidak hanya membuat penyimpanan penuh, hal tersebut dapat memengaruhi kinerja laptop sehingga lebih lemot dan hang.
3. Baterai laptop tidak dapat terisi daya
Pernah mengalami baterai laptop tidak terisi daya atau baterai yang tidak tahan lama? Ada dua penyebabnya, yaitu dari IC (Integrated Circuit) power yaitu komponen yang menghubungkan laptop dan sumber daya baterai, atau dari komponen baterainya sendiri.
Bila dibiarkan, kerusakan IC power atau baterai bocor ini ini bisa menyebabkan korsleting hingga laptop mati total, lho.
4. Sparepart laptop sudah tidak tersedia di pasaran
Ada kalanya kita perlu mengganti komponen-komponen laptop untuk mempertahankan performanya agar tetap optimal. Namun semakin lama usia laptop, sparepart-nya pun akan semakin sulit didapatkan.
Bila ada, biasanya dijual dengan harga tinggi. Belum lagi biaya pemasangan yang tidak kalah mahal.
5. Sistem operasi terbaru tidak kompatibel
Memperbarui sistem operasi sebaiknya dilakukan secara teratur untuk meningkatkan peningkatan keamanan, perbaikan bug, dan penyesuaian lainnya agar performa laptop tetap lancar. Sebaliknya, laptop yang tidak upgrade sistem operasi lebih rentan terserang virus dan malware penyebab kerusakan.
Jadi bila laptop tidak bisa lagi melakukan update sistem operasi terbaru, sebaiknya kamu mulai memikirkan untuk mengganti laptop baru. Sebelum itu, sebaiknya pilih laptop dengan spesifikasi yang sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan.
Misalnya untuk para gamers, biasanya laptop yang dicari perlu memiliki kapasitas RAM besar serta menghadirkan grafis tajam untuk menunjang aktivitas nge-game. Sedangkan bagi pebisnis, biasanya mencari laptop dengan performa andal namun body ringan untuk mendukung mobilitas yang tinggi.
Nah, untuk kamu yang mencari laptop dengan spesifikasi mumpuni, Micro-Star International (MSI) telah lama dikenal menyediakan produk laptop untuk mereka yang memiliki produktivitas tinggi, termasuk bagi pebisnis, gamers, hingga content creator.
Apalagi saat ini MSI sedang mengadakan promo spesial Laptop Mania yang berlangsung pada 10 April hingga 28 Mei 2023. Di promo ini, kamu bisa mendapatkan diskon hingga Rp 12 juta serta free bundle gaming mouse & mousepad untuk 20 produk laptop gaming dan 16 laptop non-gaming.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk promo Laptop Mania, kunjungi laman https://msi.gm/kumparanmania. Sedangkan informasi lokasi pembelian laptop MSI, dapatkan di https://msi.gm/wtbkumparanmania.
Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio
