Kumparan Logo

Ada Apa dengan Data Corona 34 Provinsi di covid19.go.id? Sudah 3 Hari Tak Update

kumparanTECHverified-green

Situs covid19.go.id tak memberikan update penambahan kasus di setiap provinsi sejak Selasa (9/6). Foto: Screenshot situs COVID-19 Indonesia (covid.19.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
Situs covid19.go.id tak memberikan update penambahan kasus di setiap provinsi sejak Selasa (9/6). Foto: Screenshot situs COVID-19 Indonesia (covid.19.go.id)

Data penambahan jumlah kasus COVID-19 di 34 provinsi Indonesia pada situs web resmi pemerintah, covid19.go.id, tidak mengalami pembaruan (update) dalam 3 hari terakhir. Padahal, situs tersebut aktif dipromosikan oleh pemerintah dan bebas diakses oleh publik.

Berdasarkan pengamatan kumparan hingga Sabtu (13/6) pukul 12.00 WIB, situs covid19.go.id tidak memberikan update data jumlah kasus harian virus corona per provinsi sejak Selasa (9/6). Meski demikian, update kasus harian secara nasional tetap di-update di dalam situs tersebut.

Saat diakses pada Sabtu, 13 Mei 2020, data pertumbuhan kasus corona di situs covid19.go.id terakhir diperbarui pada 9 Juni 2020. Foto: kumparan

kumparan telah meminta tanggapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terkait tidak update-nya data setiap provinsi tersebut. Menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto, pertanyaan masalah tersebut mestinya diajukan ke pengelola situs covid19.go.id.

"Tanyakan ke pengelola portal itu," tulis Yuri secara singkat ketika dihubungi via WhatsApp, Sabtu (13/6).

Bukti data penambahan kasus corona di situs covid19.go.id tidak update sejak Selasa (9/6). Foto: Screenshot situs COVID-19 Indonesia (covid19.go.id)

Walaupun situs covid19.go.id tidak memberikan update provinsi dalam tiga hari terakhir, pemerintah masih memberikan update data melalui sumber lain.

Berdasarkan pantauan kumparan, data pertumbuhan kasus corona per provinsi masih tersedia di situs infeksiemerging.kemkes.go.id dan bnpb-inacovid19.hub.arcgis.com. Pemerintah juga aktif memperbarui data kepada media massa dalam dokumen format .PDF.

Hingga Sabtu (13/6) siang, Indonesia telah mencatat 36.406 kasus virus corona. Sebanyak 2.048 pasien COVID-19 meninggal, dengan 13.213 orang sembuh.

Salah satu dampak tidak update-nya data corona di semua provinsi ini, membuat startup analisis data Bonza tidak dapat menyajikan angka reproduksi efektif (Rt) atau gambaran laju penularan virus corona di 34 provinsi di Indonesia. Bonza diketahui menarik data dari situs resmi Gugus Tugas, covid19.go.id. Sudah 3 hari terakhir ini Bonza tak memperbarui data Rt di 34 provinsi.

Laju reproduksi efektif atau Rt sendiri merupakan perhitungan untuk melacak persebaran virus secara real-time. Indikator angka Rt di bawah 1 selama 14 hari berturut-turut menjadi syarat mutlak jika sebuah daerah mau melakukan penyesuaian PSBB ( pembatasan sosial berskala besar). Aturan ini dibuat oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).

instagram embed