Aplikasi SehatQ Resmi Meluncur, Hubungkan Pasien dengan 8.000 Dokter

25 September 2019 13:17
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
ADVERTISEMENT
Indonesia kembali kedatangan satu startup baru di bidang kesehatan, yaitu SehatQ. Resmi meluncur di bawah naungan Sinar Mas pada Rabu (25/9), aplikasi SehatQ menjadi salah satu opsi dari sekian banyak pertolongan pertama bagi pasien.
ADVERTISEMENT
Layaknya aplikasi kesehatan pada umumnya, SehatQ menawarkan layanan konten kesehatan valid bagi pasien yang membutuhkan informasi soal self-medication. Tetapi yang spesial, SehatQ juga memiliki dua fitur andalan, yaitu Chat Dokter dan Booking Dokter.
Ya, sesuai dengan namanya, Chat Dokter memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi dengan dokter yang telah terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan telah memiliki Surat Tanda Teregistrasi (STR), lewat chat di aplikasi. Konsultasi ini tidak dipungut biaya.
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
Seluruh data percakapan di Chat Dokter akan secara otomatis terekam dalam sistem SehatQ dan menjadi catatan medis berbentuk digital. Apabila nantinya dibutuhkan oleh pengguna, mereka dapat memeriksa langsung dari aplikasi.
Sementara dengan Booking Dokter, pengguna bisa menemukan informasi terkait jadwal dokter di rumah sakit atau klinik sekitar. Dengan fitur ini, pengguna bisa menyesuaikan jadwal periksa dengan kebutuhan tanpa perlu menunggu lama.
ADVERTISEMENT
Pendiri sekaligus CEO SehatQ, Linda Wijaya, mengatakan bahwa memang visi dari kehadiran SehatQ sendiri bukan untuk menggantikan peran dokter. Namun, melihat sulitnya birokrasi rumah sakit dan klinik sebelum proses pemeriksaan, membuatnya ingin memberikan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut.
“Jadi fitur Chat Dokter SehatQ tidak menggantikan peran fasilitas kesehatan, melainkan mengarahkan pengguna mengambil keputusan yang terbaik untuk kesehatannya,” kata Linda.
CEO dan Pendiri SehatQ, Linda Wijaya. Foto: Novianti Rahmi Putri/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
CEO dan Pendiri SehatQ, Linda Wijaya. Foto: Novianti Rahmi Putri/kumparan
Menurut Linda, saat ini untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit atau klinik, pasien biasanya terlebih dahulu disulitkan dengan berbagai administrasi yang harus dipenuhi. Menurutnya, untuk mendapatkan layanan kesehatan tidak perlu seribet itu.
“Saya enggak tahu kenapa proses berobat itu so bureaucratic,” ujarnya. “Dengan SehatQ, layanan kesehatan is just one-click-away.”
Selain fitur Chat Dokter dan booking Dokter, SehatQ juga menyediakan konten kesehatan informatif yang dipublikasi dengan verifikasi Chief Medical Editor. SehatQ juga akan menambah layanannya dan membuka kerja sama dengan berbagai pihak di bidang kesehatan.
ADVERTISEMENT
“In my mind ada holy trinity gitu ya, ada pasien, ada players seperti asuransi dan segalanya, ada satu lagi yang menyediakannya yaitu Faskes (fasilitas kesehatan). Jadi saya harus memperhatikan ketiga kategori ini,” jelas Linda, kepada kumparan.
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi SehatQ. Foto: Astrid Rahadiani/kumparan
Hingga saat ini, aplikasi SehatQ sudah memiliki 12 dokter pekerja penuh untuk melayani Chat Dokter dan akan terus ditambah hingga mencapai target sebanyak 40 dokter hingga akhir 2019. Sementara untuk jumlah dokter yang terintegrasi di Booking Dokter, totalnya sudah mencapai lebih dari 8.000 di seluruh Indonesia.
Sementara untuk aplikasinya sendiri, Linda mengklaim SehatQ telah memiliki pengguna sebanyak 3,1 juta. “Akhir tahun, kami menargetkan 6 juta pengguna,” ujar Linda.
SehatQ didirikan pada November 2018 dan baru diluncurkan pada 25 September 2019. Dalam kurun waktu 10 bulan, SehatQ mampu menarik perhatian masyarakat dengan berbagai keunggulan yang memudahkan pasien.
ADVERTISEMENT
Dengan fitur-fitur andalan itu, sepertinya SehatQ menjadi kompetitor yang cukup menantang di kalangan startup kesehatan lainnya yang sudah hadir terlebih dahulu, seperti Halodoc, Alodokter, Klikdokter, dan DokterSehat.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020