Apple Disebut Setop Produksi iPhone 12 Mini, Ada Apa?

Usia iPhone 12 mini belum genap setahun, namun Apple dikabarkan sudah memiliki rencana untuk menghentikan produksi smartphone tersebut. Penyebabnya, iPhone yang baru dirilis pada Oktober 2020 lalu itu disebut kurang laris di pasaran.
Dikutip PhoneArena, penjualan global iPhone 12 mini yang hanya menyumbang 6 persen dari total pendapatan yang dihasilkan oleh model iPhone keluaran tahun 2020 tergolong mengecewakan.
Akibatnya, ada spekulasi dari perusahaan sekuritas AS, JP Morgan Chase, bahwa Apple bisa saja menghentikan produksi iPhone 12 berukuran mungil itu pada kuartal kedua 2021.
Seorang analis JP Morgan Chase, William melaporkan, baru-baru ini perkiraan produksi untuk iPhone 12 dan iPhone 12 mini masing-masing dipangkas sebesar 9 juta dan 11 juta unit. Namun, ke depannya, Apple hanya akan fokus menaikkan produksi ponsel seri iPhone 12, iPhone 12 Pro Max, sebanyak 11 juta unit.
Salah satu penyebab kurang minatnya pasar terhadap iPhone 12 mini adalah kapasitas baterainya yang kecil, hanya 2.227 mAh. Secara keseluruhan, sepertinya konsumen tidak tertarik untuk memiliki iPhone yang bentuknya ramping atau kecil.
iPhone 12 mini memang didesain untuk mereka yang lebih suka mempunyai ponsel yang tidak terlalu besar dimasukkan ke saku celana. Selain itu, iPhone ini juga memudahkan pengguna untuk mengoperasikan ponsel dengan satu tangan.
Jangan lupa, harga iPhone 12 mini lebih murah dibanding tiga model lainnya. Di Indonesia, harga iPhone 12 mini dijual mulai Rp 13 juta (64 GB), Rp 14,5 juta (128 GB), dan Rp 16 juta (256 GB).
Meski dengan penjualan yang buruk untuk iPhone 12 Mini, Apple diperkirakan masih akan merilis empat ponsel baru akhir tahun ini. Laporan tersebut mengatakan, bahwa Apple mungkin harus melakukan beberapa pengoptimalan untuk meningkatkan kinerja penjualan model iPhone dengan layar yang lebih kecil di tahun 2021.
