Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Apple Pastikan iPhone 16 & iPhone 16e Dijual di RI, Sertifikat TKDN Lagi Proses
26 Februari 2025 19:27 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
ADVERTISEMENT
Apple memastikan bahwa smartphone terbaru mereka, yaitu iPhone 16 Series, termasuk iPhone 16e , akan dijual di Indonesia. Saat ini, sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari ponsel tersebut sedang diproses oleh Kementerian Perindustrian yang telah mencapai kesepakatan dengan Apple.
ADVERTISEMENT
"Kami senang dapat memperluas investasi kami di Indonesia, dan tidak sabar untuk membawa seluruh produk inovatif Apple, termasuk rangkaian iPhone 16, serta iPhone 16e yang terbaru, kepada konsumen kami di sini," kata Apple, dalam email kepada kumparanTECH.
Dalam email tersebut, Apple mengatakan telah "memperluas investasi di Indonesia." Setidaknya, ada tiga kesepakatan investasi yang dicapai Apple dengan pemerintah RI.
Kesepakatan Investasi 1 Apple - Pemerintah RI
Menurut Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Apple tetap memilih skema ketiga, yaitu Skema Pengembangan Inovasi, untuk memenuhi kewajiban TKDN perangkat HP di Indonesia. Ada tiga skema yang bisa ditempuh produsen HP untuk memenuhi sertifikat TKDN agar produk mereka dapat dijual di Indonesia. Dua pilihan lainnya adalah Skema Manufaktur (Skema 1) yang meminta perusahaan harus memproduksi barang di dalam negeri RI, dan Skema Aplikasi (Skema 2) yang meminta perusahaan harus membangun aplikasi yang digunakan untuk produk tersebut di dalam negeri RI. Hal ini tertuang dalam Permen Perindustrian 29/2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen dalam Negeri Produk Telepon Seluler Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.
ADVERTISEMENT
Agus Gumiwang berkata, investasi Skema Pengembangan Inovasi Apple di Indonesia ini bernilai USD 160 juta atau sekitar Rp 2,62 triliun (kurs Rp 16.380 per dolar AS) yang dibayar hard cash untuk periode 2026 - 2028.
Apple berjanji melanjutkan program Apple Developer Academy yang memberi pelatihan digital terhadap talenta Indonesia, termasuk siswa dan mahasiswa.
"Dalam cycle baru ini kami sudah sepakat bahwa investasi inovasi Apple yang mengikuti Skema 3 (Skema Pengembangan Inovasi) itu akan senilai USD 160 juta. Ini bentuknya hard cash," ujar Agus saat konferensi pers di Kantor Kemenperin , Jakarta, Rabu (26/2).
Menperin menambahkan, negosiasi yang juga cukup alot, adalah meminta Apple membangun fasilitas pusat penelitian dan pengembangan (RnD center) di RI. Apple disebutnya selama ini hanya memiliki satu RnD center di luar AS, yang berada di Brasil. Pembangunan RnD center Apple di RI tersebut menjadikannya sebagai yang kedua di dunia dan yang pertama di kawasan Asia.
ADVERTISEMENT
RnD center tersebut, dalam pelaksanaan projeknya, disebut Agus Gumiwang akan melibatkan kampus besar di Indonesia, termasuk ITB, UI, UGM, hingga ITS.
Kesepakatan Investasi 2 Apple - Pemerintah RI
Dalam jumpa pers, Agus Gumiwang juga menyampaikan kesepakatan investasi lainnya dengan Apple. Dia bilang, Apple telah menugaskan vendornya, ICT Luxshare, untuk memproduksi alat pelacak Apple AirTag di pabrik yang berada di Batam.
AirTag berfungsi membantu pengguna melacak barang-barang pribadi seperti kunci, dompet, tas, dan bahkan hewan peliharaan. Produk ini dirilis pada April 2021.
Apple juga berkomitmen untuk memproduksi baterai untuk AirTag ini di Indonesia.
Kesepakatan Investasi 3 Apple - Pemerintah RI
Di luar itu, Apple sedang menyiapkan satu lini produksi fasilitas di perusahaan Long Harmony di Bandung untuk memproduksi kain mesh, yang berfungsi sebagai bantalan AirPod Max.
ADVERTISEMENT
"Dalam waktu yang singkat RI sudah bisa menaruh dua perusahaan mitra Apple, yaitu ICT Luxshare di Batam dan Long Harmony di Bandung. Di mana Long Harmony akan memproduksi kain mesh untuk memproduksi AirPod," jelas Agus Gumiwang.
Untuk kesepakatan investasi 2 dan 3 antara Apple dan pemerintah RI ini, nilainya dilaporkan sebesar Rp 16 triliun atau USD 1 miliar.
Lobi dan negosiasi yang dilakukan Apple dengan pemerintah RI dilakukan selama kurang lebih 5 bulan. Perusahaan yang dipimpin oleh CEO Tim Cook ini, melakukan lobi ke Menperin Agus Gumiwang dan Meninves Hilirisasi Rosan Roeslani.
Kemenperin tidak mengizinkan penjualan iPhone 16 di Indonesia pada 2024 karena sertifikat TKDN-nya sudah kedaluwarsa. Kala itu, Apple juga masih memiliki utang investasi sebesar USD 10 juta atau Rp 163 miliar dari sisa realisasi investasinya guna mendapatkan sertifikat TKDN perangkat HP periode 2020-2023. Utang itu seharusnya jatuh tempo pada Juni 2023. Apple akhirnya melunasinya pada Desember 2024.
ADVERTISEMENT