ASUS Mulai Bidik Segmen B2B, Tawarkan Laptop Buat Karyawan hingga Eksekutif
·waktu baca 4 menit

Selain menyasar segmen konsumer, saat ini ASUS sedang mengincar segmen Business to Business (B2B) di Indonesia. Salah satu upaya ASUS untuk mewujudkan misi ini yakni dengan menghadirkan laptop dan perangkat untuk perusahaan.
“Jadi segmen komersial B2B kita masih merintis. Untuk B2B di Indonesia saat ini masih fokus ke edukasi dan government. Untuk edukasi, kita siapkan produk yang ExpertBook sama Probook untuk pelajar. Sementara untuk government, karena ada regulasi TKDN, kita sudah siapkan ExpertBook yang made in Indonesia yang kita produk di Batam,” ujar Muhammad Firman, Head of PR ASUS Indonesia, Senin (20/2).
“Tahun 2024 informasinya akan ada tipe baru yang akan kita produksi juga di Batam dan itu untuk memenuhi segmen government.”
Keseriusan ASUS dalam menyasar segmen B2B diimplementasikan lewat perangkat Expert Series yang mereka tawarkan untuk keperluan bisnis, pekerja profesional, dan eksekutif. Beberapa di antaranya adalah laptop ExpertBook, PC desktop ExpertCenter, hingga PC all-in-one (AiO) ExpertCenter.
Expert Series untuk segmen bisnis ini berbeda dengan produk kelas konsumer. Selain dijual secara B2B dan dapat disesuaikan spesifikasinya, lini produk bisnis ASUS juga menjamin keamanan tinggi dari segi hardware dan software.
“Untuk pola kerja samanya sendiri untuk segmen komersial ini costum juga, tergantung kebutuhan si end user corporate-nya. Misal, dia butuh kerja sama untuk memastikan bahwa kita punya list placement untuk spare parts sampai lima tahun, kita bisa,” ujar Firman.
“Jadi kalau di consumer misalnya orang beli barang garansinya 3 tahun, ya sudah. Spare parts-ya mungkin di dua tahun, ya sudah cuma dua tahun. Tapi untuk segmen komersial, kita bisa memastikan spare parts-nya itu tergantung kerja sama kita sama mereka, mereka butuhnya spare parts-nya sampai tiga hingga lima tahun, kita bisa penuhi.”
ASUS ExpertBook
ExpertBook hadir dalam berbagai model. Ada ExpertBook B1 (B1402) dan ExpertBook B3 (B3404CMA) yang ditujukan untuk kelas Essential. ExpertBook B1 (B1402) dibuat untuk para karyawan yang melakukan pekerjaan ringan, namun tetap membutuhkan kinerja laptop mumpuni.
Sementara ExpertBook B3 (B3404CMA) cocok buat mereka yang membutuhkan upgrade termasuk dukungan prosesor terbaru Intel Core Ultra dan GPU diskrit GeForce RTX. Untuk harganya, ExpertBook B3 dibanderol mulai dari Rp 14 jutaan, tergantung spesifikasi yang diinginkan.
Di atas dua laptop ini, ada ExpertBook B5 yang ditujukan buat para pekerja sekelas manajer. Ada dua pilihan yang ditawarkan, pertama ExpertBook B5 dengan layar 14 inci (B5404CMA) dan 16 inci (B5603CMA).
ExpertBook B5 didesain dengan bobot ringan, beratnya cuma 1,29 kg untuk varian layar 14 inci, serta dilengkapi berbagai spesifikasi teranyar sesuai kebutuhan hingga Intel Core Ultra 7 dan GPU GeForce RTX 2050. Untuk harga, ExpertBook B5 dibanderol mulai dari Rp 17 jutaan.
Lini flagship diisi oleh ExpertBook B9 (B9403CVA). Laptop super tipis dan ringan ini khusus untuk eksekutif C-Level yang memiliki mobilitas tinggi, seperti CEO atau direksi perusahaan. Bobot ExpertBook B9 ini hanya 990 gram, dilengkapi dengan layar OLED, prosesor hingga Intel Core i7 Gen-13, RAM up to 64 GB dan storage SSD up to 2TB, bahkan punya NFC. Harganya mulai dari Rp 30 jutaan.
ASUS ExpertCenter
Selain laptop, ASUS juga menawarkan lini ExpertCenter. Pertama ada PC desktop ExpertCenter D9 yang memiliki dua ukuran chasis, yakni 9L (D900SD) dan 17L (D900MR). Ukuran yang lebih besar 17L membuat pengguna bisa menyematkan spesifikasi GPU yang lebih tinggi hingga NVIDIA GeForce RTX 3060 dan Intel Arc A380.
PC desktop ExpertCenter D9 didesain dengan tool-free sehingga pengguna tidak perlu lagi ribet membuka desktop. Perangkat ini juga sudah bersertifikat Military Grade dan Intel vPro sehingga ketahanan dan keamanannya terjamin.
Selain desktop, ASUS juga memperkenalkan ExpertCenter E5 AiO (E5402WVA) dan ExpertCenter E1 AiO. ExpertCenter E5 ini ditargetkan untuk keperluan front desk, kantoran, sampai self-employed yang membutuhkan perangkat monitor 23,8 inci dan PC menjadi satu.
Sedangkan ExpertCenter E1 AiO didesain lebih multitasking dengan touch screen 15,6 inci. Perangkat ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti retail, mesin POS, perhotelan, manufaktur, hingga kantoran. ExpertCenter E1 juga didesain tanpa kipas dan punya UPS, serta punya port serial.
