Kumparan Logo

Awasi Karyawan Tesla, Elon Musk Rela Tak Mandi dan Tidur di Pabrik

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Elon Musk, CEO Tesla. (Foto: Joe Skipper/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Elon Musk, CEO Tesla. (Foto: Joe Skipper/Reuters)

Sekilas, kehidupan para CEO perusahaan teknologi terlihat menyenangkan dan bergelimang harta. Tunggu dulu, tidak selamanya seperti itu, karena sesungguhnya ada banyak hal yang mereka pikirkan, sampai itu semua bikin stres.

Contohnya CEO produsen mobil listrik Tesla, Elon Musk, yang harus tidur di lantai pabrik berhari-hari. Musk rela tidak mandi dan pulang ke rumah demi menyelamatkan produksi mobil besutan perusahaannya tersebut.

Saat diwawancarai oleh Gayle King dalam acara CBS This Morning, Musk mengatakan bahwa dirinya sampai stres karena menghadapi permasalahan produksi mobil model ketiganya, Tesla Model 3.

"Saya benar-benar stres. Rasanya seperti kami sangat kesulitan, dan tersiksa, dalam beberapa bulan terakhir," kata Musk, dilansir CNBC.

Elon Musk, CEO perusahaan SpaceX dan Tesla. (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)
zoom-in-whitePerbesar
Elon Musk, CEO perusahaan SpaceX dan Tesla. (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)

Ketika ditanya apa yang membuatnya tersiksa, Musk menjawab karena pengorbanannya demi perusahaannya, ia harus tidur di lantai pabrik.

"Saya melakukan itu bukan karena saya menganggap pabrik adalah tempat yang menyenangkan untuk tidur. Kalian tahu, benar-benar mengerikan," ujarnya.

Saat ditanya mengenai alasannya tidur di lantai pabriknya, Musk menjawab itu semua karena ia tidak memiliki waktu untuk pulang. Ia juga mengakui bahwa dirinya tidak mandi selama mengawasi karyawan dalam kejar target produksi.

Saat ini, Musk sedang mengejar target produksi Model 3. Tercatat dalam periode 28 Maret hingga 3 April, Tesla hanya memproduksi 2.020 Tesla Model 3. Angka tersebut masih jauh di bawah target produksinya, yaitu 2.500 mobil.

Tesla Model 3 (Foto: Reuters/Tesla)
zoom-in-whitePerbesar
Tesla Model 3 (Foto: Reuters/Tesla)

Meskipun belum memenuhi target, perusahaan masih berharap kalau nantinya mereka mampu memproduksi sebanyak 5.000 Model 3 dalam sepekan selama tiga bulan ke depan.

"Saya tidak percaya orang-orang yang bilang kalau semua orang harus bekerja keras, tidak seperti CEO yang bisa seenaknya pergi liburan," kata Musk.

Musk sebelumnya juga pernah menulis keluhannya tentang industri yang ia lakukan saat ini dalam cuitannya di Twiter. Ia menyebut kalau industri bisnis mobil terasa seperti neraka.

X post embed

"Sekitar setahun yang lalu, saya bertanya pada Doug (eksekutif teknisi yang paling bertalenta bagi Musk) untuk mengelola teknis dan produksi. Ia setuju bahwa Tesla membutuhkan penyesuaian yang lebih baik, jadi kami tidak mendesain mobil yang sulit dibuat. Saat ini pun, lebih baik untuk membagi pekerjaan dan menyelesaikan ini semua. Jadi saya kembali tidur di pabrik. Bisnis mobil adalah neraka," tulis Musk.