Baru 6 Bulan Berdiri, Fintech UpBanx Catat Rekor Startup Centaur Tercepat di RI
·waktu baca 2 menit

Platform fintech UpBanx telah meraih pendanaan senilai 5,2 juta dolar AS (Rp 74 miliar) dalam putaran investasi pre-seed yang dipimpin oleh Y Combinator, Alpha JWC, Alto Partners, Number Capital, UBI Capital, jaringan kreator Collab Asia dan DRM (Digital Rantai Maya), serta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Investasi ini membuat UpBanx, yang baru didirikan pada Juni 2021, kini memiliki valuasi senilai 120 juta dolar AS (Rp 1,7 triliun) dan jadi startup tercepat di Indonesia yang mendapat status centaur (valuasi di atas 100 juta dolar AS).
UnBanx sendiri merupakan platform fintech yang berfokus membantu konten kreator, artis, dan freelancer mudah ditemukan. Aplikasi UpBanx juga mengelola alur kerja dan keuangan konten kreator.
Untuk saat ini, aplikasi UpBanx masih tersedia secara terbatas dan masih berbasis undangan. Namun, mereka berencana merilis aplikasi secara publik pada 2022.
UpBanx didirikan oleh mantan eksekutif Google dan Shopee, Wafa Taftazani, bersama Hendri Wijaya dan Alif Jafar Fatkhurrohman.
UpBanx menjelaskan, dana pre-seed yang mereka dapatkan bakal dipakai untuk mempercepat pengembangan produk dan pertumbuhan bisnisnya dengan memanfaatkan jaringan investor, khususnya Y Combinator, Raffi Ahmad, dan Nagita Slavina.
"Kami membangun UpBanx sebagai platform terintegrasi untuk ekonomi kreator dan lebih luasnya. Selain menyediakan solusi keuangan, kami juga akan memfasilitasi kolaborasi yang lancar antara kreator dan brand," kata pendiri sekaligus CEO UpBanx, Wafa Taftazani, dalam keterangan resminya.
"Dalam waktu dekat, kami juga akan bertindak sebagai platform peluncuran Web3 untuk kreator dan brand, untuk membantu fan engagement dengan cara baru yang inovatif."
