Tekno & Sains
·
10 Juni 2021 10:32
·
waktu baca 1 menit

Begini Cara Kerja Algoritma Instagram yang Bikin Pengguna Kecanduan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Begini Cara Kerja Algoritma Instagram yang Bikin Pengguna Kecanduan (334127)
Ilustrasi Instagram. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Instagram masih menjadi salah satu media sosial terpopuler saat ini. Tapi, tahukah kamu cara kerja Instagram untuk membuat betah para penggunanya berlama-lama membuka aplikasi?
ADVERTISEMENT
Secara mengejutkan, Head of Instagram Adam Mosseri untuk pertama kalinya menjelaskan tentang cara kerja algoritma Instagram. Lewat blog resmi perusahaan, Mosseri mengungkap teknologi Instagram dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengalaman yang dimiliki para penggunanya.
Mosseri mengatakan bahwa ada kesalahpahaman persepsi di pikiran pengguna utama tentang algoritma Instagram. Sebenarnya Instagram memiliki algoritma yang berbeda dan klasifikasi masing-masing dengan tujuannya sendiri.
"Setiap bagian dari aplikasi (Feed, Explore, Reels) menggunakan algoritmanya sendiri yang disesuaikan dengan cara orang menggunakannya. Orang-orang cenderung mencari teman terdekat mereka di Stories, tetapi mereka ingin menemukan sesuatu yang sama sekali baru di Explore," tulis Mosseri di blog resmi Instagram.
Begini Cara Kerja Algoritma Instagram yang Bikin Pengguna Kecanduan (334128)
Ilustrasi aplikasi Instagram. Foto: Solen Feyissa via Unsplash
Lebih rinci, bos Instagram ini mengatakan algoritma yang menentukan konten apa yang dilihat pengguna menggunakan "sinyal-sinyal" tertentu yang telah diseleksi dan dikumpulkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Sinyal tersebut mencakup preferensi pengguna, mulai dari waktu posting-an dibagikan, media yang digunakan, baik ponsel atau web, hingga seberapa sering menyukai konten video. Selain itu ada beberapa hal lain seperti dijelaskan di bawah ini.
  • Aktivitas di Instagram. Interaksi pengguna di platform Instagram, seperti berapa banyak konten yang disukai dapat membantu pengembang memahami apa yang mungkin akan sering ditampilkan.
  • Informasi tentang konten. Ini adalah sinyal tentang seberapa populer sebuah posting-an, seperti seberapa banyak orang yang menyukainya, kapan di-posting, berapa lama jika itu video, dan di mana lokasinya.
  • Informasi tentang orang yang mem-posting. Ini membantu pengembang memahami betapa menariknya orang itu bagi pengguna, dan mencakup sinyal seperti berapa kali mereka berinteraksi dalam beberapa minggu terakhir.
Begini Cara Kerja Algoritma Instagram yang Bikin Pengguna Kecanduan (334129)
Ilustrasi Instagram Foto: Shutterstock
Riwayat interaksi dengan seseorang. Ini memberi gambaran tentang seberapa tertarik pengguna pada umumnya dalam melihat posting-an dari orang tertentu. Contohnya adalah apakah mereka mengomentari posting satu sama lain atau tidak.
ADVERTISEMENT

Atur algoritma untuk dapat konten Instagram yang diinginkan

Adam Mosseri juga menjelaskan algoritma masih dapat dimungkinkan untuk diatur agar, konten yang terpapar oleh pengguna sesuai dengan keinginan mereka. Pengaturan ini bisa bekerja di penyusunan konten pada bagian Explore dan Reels. Berikut tipsnya:
  1. Pilih Close Friends.
  2. Bisukan orang yang tidak kamu minati.
  3. Tandai postingan yang direkomendasikan sebagai “Tidak Tertarik”.
Mosseri mengatakan Instagram mencoba menghindari menampilkan terlalu banyak posting-an dari orang yang sama secara berurutan. Selain itu, Instagram juga membatasi suatu konten yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.