Kumparan Logo

Begini Cara Pinjol Tahu Nomor Telepon Teman Peminjam Uang

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi aplikasi pinjaman online. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aplikasi pinjaman online. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Eksistensi pinjaman online (pinjol) bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, kehadirannya membantu masyarakat untuk menerima dana secara cepat. Di sisi lain, jika telat tenggat waktu membayar, bukan hanya peminjam saja yang dikejar, orang-orang disekitarnya pun juga kena getahnya.

Mungkin kamu pernah mengalami kejadian ini: dihubungi pinjol dan ditanya apakah mengenal si peminjam. Jika jawaban kamu iya, mereka akan mengabarkan kalau teman kamu meminjam uang dari aplikasi mereka dan belum mengembalikannya.

Hal ini tentu mengesalkan bukan? Dari sini, pasti timbul pertanyaan, dari mana ya aplikasi pinjol bisa mendapat nomor handphone (HP) kamu?

Menurut pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, saat dihubungi kumparanTECH, Senin (30/8), salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman adalah memberikan akses aplikasi pada kontak dan file di perangkat ponsel peminjam.

“Bukan hanya kontak yang sering dihubungi, namun semua kontak. File rahasia, foto, serta dokumen juga akan dipegang,” kata Alfons. “Itu yang akan digunakan untuk mengeksploitasi peminjam kalau dia menunggak.”

Ilustrasi pinjaman online. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Terkait pinjol yang bisa mengakses kontak si peminjam ini, Pendiri Drone Emprit and Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi juga angkat bicara.

Dalam utas di akun Twitter @ismailfahmi, ia mengungkapkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mensyaratkan aplikasi pinjol legal hanya boleh mengakses "Camilan" —camera, microphone, dan location di ponsel pengguna.

“Ada pinjol yang comply (mematuhi) dengan syarat itu. Tp ada juga yang ambil data lebih. Misal ini," tweet Ismail.

X post embed

Data berlebih yang diambil ini memungkinkan aplikasi pinjol untuk membaca semua riwayat URL yang telah dikunjungi pengguna di browser, membaca bookmark di browser, hingga melihat koneksi WiFi pengguna.

Bahkan untuk aplikasi pinjol ilegal, data pengguna yang dicuri lebih parah. Seperti aplikasi pinjol ilegal yang dicontohkan Ismail bernama Gudang Tunai. Bukan hanya Camilan, tapi juga contact history, contact card, storage (foto, video) serta phone call.

Lantas, bagaimana cara agar nomor ponsel yang bukan peminjam, bisa aman dari aplikasi pinjol biar gak ditelpon sembarangan, ya?

“Kita tidak bisa mencegah nomor HP kita dibagikan oleh kontak kita,” jawab Alfons. Namun, menurut Alfons, ada alternatif lain yang bisa dicoba, yakni memakai aplikasi crowdsourcing (pengumpulan data dari banyak orang) seperti Truecaller.

Nantinya, aplikasi ini yang akan bekerja untuk mengidentifikasi penelepon. Jika terdeteksi sebagai nomor spam atau scam seperti debt collector atau telemarketer, secara otomatis nomor itu akan diblokir.