Kumparan Logo

Begini Keunggulan KChat, Chatbot AI Buatan Anak Bangsa

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peluncuran Korika Chat (KChat). Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran Korika Chat (KChat). Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

KORIKA (Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial) bekerja sama dengan Datasaur AI resmi meluncurkan chatbot AI bernama Korika Chat (KChat). Chatbot ini dikembangkan oleh anak bangsa yang ditunjukkan untuk corporate hingga UMKM.

KChat adalah platform chatbot Generative AI dengan kemampuan Agentic AI yang dirancang khusus untuk mengakses dan mengelola informasi publik terverifikasi secara real-time.

Dalam demo yang dilakukan, KChat terbukti mampu menelusuri ribuan dokumen dari berbagai format (PDF, Word, Excel, hingga data terbuka), dan merespons pertanyaan publik secara kontekstual, cepat, serta efisien. KChat ini juga bisa diakses melalui web dan WhatsApp, sehingga mendukung penyebaran informasi bagi masyarakat Indonesia.

KChat didesain privacy-first dan dapat di-host 100% di server klien, mendukung berbagai opsi deployment mulai dari server fisik, VPC, hingga cloud provider. Platform ini juga kompatibel dengan berbagai LLM populer, baik proprietary maupun open-source serta mendukung integrasi software yang sudah ada.

Demo Korika Chat (KChat). Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

Keunggulan lain dari KChat adalah kemampuannya sebagai AI Agent, di mana chatbot tidak hanya menjawab pertanyaan, tapi juga mengakses dan berinteraksi dengan beragam aplikasi untuk berbagai skenario, seperti customer support, internal chatbot, riset, maupun business intelligence.

Selain itu, Korika Chat juga menawarkan fleksibilitas dengan opsi white-label costumization, sehingga organisasi atau perusahaan dapat menghadirkan pengalaman chatbot yang aman dan sesuai dengan identitas merek.

Di sisi model, KChat menggunakan sistem license-based dengan paket penggunaan yang fleksibel, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar. Dengan begitu, dia dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Dengan dukungan standar Bahasa Indonesia formal, KChat diklaim relevan untuk kebutuhan komunikasi sektor BUMN, lembaga publik, hingga UMKM. Bagi BUMN dan lembaga publik, Korika Chat dapat mempercepat birokrasi, meningkatkan kualitas layanan, dan mendorong transparansi regulasi. Bagi perusahaan, KChat menawarkan percepatan adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui tamplate industri siap pakai, serta menghadirkan solusi kepatuhan yang efisien dan hemat biaya.

Sementara bagi karyawan, platform ini membantu meningkatkan produktivitas dan mempermudah manajemen pengetahuan, bahkan dapat diimplementasikan hanya dalam waktu satu minggu.

Tampilan Chatbot AI Korika Chat di web. Foto: kumparan/Habib Allbi Ferdian

Beberapa fitur utama KChat meliputi: Privacy Chat, Knowledge Base Management, AI Agent Capability, Flexible Deployment, Easy Integration, Smart Search, Multi LLM Support, Multimodal Capability, Whitelabel UI, Mendukung Bahasa Indonesia.

Saat ini KChat hadir dengan versi awal dan akan terus dikembangkan untuk relevansi jangka panjang. KORIKA telah menyiapkan peta jalan pengembangan tersebut. Pada 2025, KChat sudah dilengkapi antarmuka drag-and-drop yang memungkinkan siapapun merancang Agen AI tanpa keahlian teknis, serta sebagai template project siap pakai untuk sektor publik maupun swasta.

Di tahun 2026, Korika Chat akan mengembangkan kapabilitas percakapan real-time, memungkinkan interaksi lebih natural dengan chatbot maupun AI Agent. Dengan fitur ini, KChat dapat berfungsi layaknya asisten virtual yang mendukung komunikasi dua arah secara instan, baik melalui teks maupun suara.