Beli Tanah Metaverse sampai Rp 6,5 Miliar, Investasi Masuk Akal?
·waktu baca 2 menit

Pernahkah kamu membayangkan punya rumah digital di metaverse? Berinteraksi dengan tetangga, mendekorasi rumah dan menjualnya kembali ketika harganya naik?
Ini bukan properti seperti di game The Sims 4. Ini metaverse. Kamu menjual dan membeli menggunakan uang asli. Layaknya properti di dunia nyata, ada orang yang menjadikan properti di metaverse sebagai instrumen investasi.
Mengutip CNBC, harga properti metaverse beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan fantastis mencapai 500%, naik signifikan setelah Facebook mengumumkan bergabung dengan metaverse.
Properti paling populer adalah tanah digital, yang bisa dibeli dari beberapa penyedia tanah metaverse seperti Sandbox dan Decentraland. Kedua perusahaan ini membangun tanah metaverse dengan blockchain Ethereum. Tanah virtual ini dijual sebagai NFT di marketplace seperti OpenSea.
Desember 2021 lalu, Adidas memberi plot (sepetak tanah di Sandbox). Langkah ini adalah bagian dari komitmen Adidas masuk ke ranah NFT.
Di bulan yang sama, rapper terkenal Snoop Dogg membuat dunia virtual metaverse-nya sendiri yang diberi nama Snoopverse. Snoopverse bisa dibilang adalah semacam kompleks yang ada di Sandbox.
Selang beberapa hari kemudian seorang penggemar rela menggocek sampai 458 ribu dolar atau sekitar 6,5 miliar rupiah untuk bergabung di Snoopverse tersebut dengan membeli tanah metaverse (atau plot).
Snoop Dogg kemudian merespon dengan sebuah cuitan Twitter “Apakah kamu tidak mau menjadi tetanggaku?”
Tempat di metaverse tidak hanya bisa digunakan untuk berpesta, tapi juga ibadah. Sebelum Jokowi mengatakan bahwa NU bisa melakukan pengajian di metaverse, beberapa gereja di negeri Paman Sam sudah memulainya.
Salah satu gereja di AS sudah memulai ibadah virtual bahkan sebelum metaverse sepopuler sekarang. VR Church, yang sudah ibadah virtual reality selama 5 tahun terakhir.
Di situs resminya, VR Church mengatakan bahwa gereja virtual membuka kesempatan bagi siapa pun untuk bergabung.
“Kita percaya bahwa gereja dapat berada di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja..bahkan di metaverse. Metaverse adalah sebuah pengalaman virtual reality yang memikat di mana kita bisa bekerja, bersosialisasi, dan bahkan pergi ke gereja.”
- VR Church
Seperti inilah kira-kira situasi pergi ke gereja di metaverse:
