Biaya Admin Top Up Saldo Ovo Tak Lagi Ditarik Bank, Ini Skema Barunya

Aplikasi pembayaran digital Ovo umumkan kebijakan baru terkait biaya administrasi (admin) top up saldo bagi pelanggan mereka. Tak lagi diambil dari bank, kini biaya isi ulang saldo dipotong langsung dari Ovo Cash.
Kebijakan baru ini disampaikan Ovo dalam notifikasi di aplikasi mereka pada Selasa (18/5). Berdasarkan pantauan kumparanTECH, tak ada pengecualian bank dalam kebijakan baru ini—yang berarti semua bank yang bekerja sama tak lagi menarik langsung biaya admin transaksi top up saldo Ovo.
“Mulai tanggal 1 Juli 2021, biaya Top Up Ovo akan dipotong langsung dari saldo Ovo Cash kamu,” jelas startup fintech tersebut dalam notifikasi aplikasinya.
Kebijakan ini memang tidak mengubah fakta bahwa top up saldo di Ovo tetap dikenakan biaya admin. Adapun penetapan biaya top up saldo tetap memakai standar harga biasanya.
Misalnya, jika saldo Ovo Cash kamu masih tersisa Rp 5.000 dan kamu top up saldo Ovo Cash senilai Rp 100.000 lewat Bank BCA. Saldo Ovo Cash kamu nanti cuma ada Rp 104.000. Itu karena biaya top up saldo Ovo di Bank BCA adalah Rp 1.000. Jika kamu isi ulang saldo lewat Bank Syariah Indonesia, yang biaya transaksinya Rp 1.500, saldo akhir kamu jadi Rp 103.500.
Ovo memberi keterangan kalau kebijakan ini hanya berlaku sampai 31 Juli 2021. Tidak jelas apakah setelah tenggat waktu tersebut skema tarik biaya admin top up saldo akan kembali normal.
kumparanTECH telah meminta tanggapan Ovo. Namun, perusahaan belum memberikan komentar.
Untuk daftar lengkap biaya top up saldo Ovo yang dikenakan tiap-tiap bank, kamu bisa lihat lewat daftar berikut:
Bank BCA: Rp 1.000
Bank Mandiri: Rp 1.000
Bank BRI: Rp 1.000
Bank BNI: Rp 1.000
Bank Permata: Rp 1.000
Bank CIMB Niaga: Rp 1.000
Bank Nobu: Rp 1.000
Bank OCBC NISP: Rp 1.500
Bank Danamon: Rp 1.500
Bank Syariah Indonesia: Rp 1.500
Bank BJB: Rp 1.500
Bank Mayapada: Rp 1.500
Bank Muamalat: Rp 1.500
Bank Maybank: Rp 1.500
Bank Sinarmas: Rp 1.500
Bank Mega: Rp 1.500
Bank BTPN: Rp 1.500
Bank MAS: Rp 1.500
Bank Nagari: Rp 1.500
BPD DIY: Rp 1.500
Bank Shinhan: Rp 1.500
Bank UOB: Rp 1.500
Bank Panin: Rp 1.500
Bank KB Bukopin: Rp 1.500
Bank Mandiri Syariah: Rp 1.500
Bank DBS: Rp 1.500
Bank DKI: Rp 1.500
Bank INA: Rp 1.500
Bank Nagari: Rp 1.500
Bank BTN: Rp 1.500
Bank Bumi Arta: Rp 1.500
BPD Bali: Rp 1.500
Mobile Pulsa: Rp 1.500
Faspay: Rp 1.500
