Biznet Bangun Jaringan Fiber Optic Bawah Laut, Sambungkan Jawa dan Sumatera
·waktu baca 2 menit

Perusahaan infrastruktur digital terintegrasi Biznet berencana membangun jaringan kabel Fiber Optic bawah laut yang akan menghubungkan antara Pulau Jawa dan Sumatera hingga Pulau Bangka, dengan nama Biznet Submarine Cable System (BNCS).
Pertama kali berdiri pada tahun 2000, saat ini Biznet telah memiliki lebih dari 65.000 km Fiber Optic, dengan 1.700.000 Homepass dan Coverage Building 6.000 yang tersebar di lebih dari 180 kota. Area yang dijangkau yakni Pulau Jawa, Bali, Bangka, Batam, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Flores dan Timor.
Sementara beberapa kota besar yang berhasil Biznet jamah di tahun 2022 ini adalah Makassar, Manado, Kupang, dan Labuan Bajo. Terbaru Biznet juga telah live di empat kota besar lainnya, yakni Samarinda dan Balikpapan, serta Pangkal Pinang dan Sungai Liat.
Selain itu, untuk mendukung pelayanan, Biznet membuka kantor cabang di kota-kota yang telah mereka ekspansi. Di Jawa Barat, misalnya, Biznet mengklaim sudah membuka 7 kantor baru, mulai dari Bandung, Bogor, Cimahi, Majalengka, dan Sumedang. Pembangunan kantor baru juga tengah dilakukan di beberapa kota di Pulau Sumatera dan Sulawesi.
"Kita tidak ingin internet ini hanya ada saja tapi support-nya tidak mumpuni. Jadi kalau ada pelanggan di radius 4 kilometer kita sudah bisa melayani, baik support-nya maupun pelayanannya,” ujar Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing Biznet, dalam konferensi pers di Bali, Selasa (11/10).
Khusus di Sumatera, Biznet saat ini sedang membangun digital infrastruktur masa depan, salah satunya membangun kabel (Fiber Optic) dari Bandar Lampung sampai Banda Aceh. Biznet juga berencana akan membangun Fiber Optic bawah laut yang menyambungkan Anyer (Jawa Barat) dan Kalianda (Sumatera) dengan panjang kabel mencapai 100 km.
“Kita sedang membangun kabel Fiber Optic Bawah Laut dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan dari Pulau Sumatera ke Pulau Bangka. Mudah-mudahan bisa selesai akhir tahun 2023 ini,” ujar Adrianto.
Manfaatnya apa? Manfaatnya adalah untuk bandwidth yang saat ini di pulau Sumatera 50 Mbps, nanti pada saat kita sudah tersambung semua, bandwidth-nya yang di pulau Sumatera akan sama dengan yang di Pulau Jawa, yaitu minimum di 100 Mbps.”
- Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing Biznet -
Dengan adanya pembangunan infrastruktur kabel bawah laut, kata Adrianto, diharapkan akan lebih banyak orang yang dapat menikmati koneksi Internet dari Biznet untuk mendukung kegiatan digital yang kian berkembang.
