Blokir Netflix Resmi Dicabut, Ini Kata Telkom

Blokir Telkom Group terhadap platform streaming video Netflix resmi berakhir. Per Selasa (7/7), seluruh pelanggan layanan internet Telkom mulai dari IndiHome, Telkomsel, hingga wifi.id akhirnya bisa mengakses Netflix tanpa perlu menggunakan VPN.
Menurut pernyataan resmi Telkom yang diterima kumparan, Netflix dianggap telah menunjukkan komitmennya untuk dapat diterima masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan memastikan ketersediaan fitur pembatasan akses atas tayangan sensitif dan ketidaksesuaian umur bagi pelanggan, seperti parental control.
“Telkom mengapresiasi perubahan pendekatan yang dilakukan Netflix untuk pasar Indonesia dan karenanya memberi kesempatan pada pelanggan TelkomGroup untuk dapat mengakses beragam konten hiburan,” jelas Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo, Selasa (7/7).
Selain fitur pembatasan akses, Telkom menganggap Netflix telah menyediakan mekanisme untuk penanganan keluhan pelanggan. Mekanisme ini termasuk bersedia untuk menyelesaikan keluhan dari pemerintah atau regulator dalam waktu 24 jam atau sesuai dengan kurun waktu yang ditentukan oleh pihak berwenang.
Netflix juga disebut telah menyepakati komitmen menerapkan “Self Regulatory Code for Subscription Video on Demand Industry in ASEAN”. Salah satu implementasi tersebut adalah untuk tidak menayangkan konten terlarang seperti konten yang melanggar hak cipta, mengandung pornografi anak, terorisme, melanggar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), dan konten yang mendiskreditkan kelompok masyarakat tertentu.
“Kemitraan ini merupakan upaya menumbuhkembangkan bisnis digital serta untuk terus menjaga excellent customer experience TelkomGroup dengan menyediakan berbagai kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses konten-konten berkualitas. Ke depannya Telkom berharap agar Netflix dapat lebih berperan pada kemajuan perfilman nasional dengan memperbanyak tayangan produk konten lokal,” sambungnya.
Sebelumnya, Telkom memblokir Netflix sejak Januari 2016 untuk semua layanan internetnya dari IndiHome hingga Telkomsel. Pada saat itu, pihak Telkom melakukan pemblokiran karena persoalan etis, di mana ada beberapa hal terkait kebijakan konten yang tidak disepakati oleh platform streaming video tersebut.
Isu pembukaan blokir Netflix oleh Telkom sendiri mulai berhembus sejak akhir April 2020, ketika Hooq resmi menutup layanan mereka. Layanan streaming video asal Singapura tersebut merupakan mitra Telkom dan salah satu pesaing Netflix di wilayah Asia Tenggara.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
