Bukan Cuma Gaming, Laptop Asus ROG Bisa untuk Training AI
·waktu baca 3 menit

Asus membuat gembrakan dengan menyematkan teknologi AI di ROG series. Teknologi AI ini membuat pengguna bisa bereksperimen menggunakan AI untuk menjalankan sebuah game atau membuat desain gambar sesuai keinginan.
Head of Public Relations Asus Indonesia, Muhammad Firman, menjelaskan industri AI saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat.
Sebuah studi Global Artificial Intelligence (AI) Market Size 2015 - 2026 menyebut bahwa industri AI mengalami pertumbuhan yang sangat pesat pada 2019 - 2020, tepatnya ketika pandemi menghantam dunia. Ini karena terjadi perubahan yang signifikan dari gaya hidup orang-orang, mulai dari sekolah, bisnis, dan kegiatan perkantoran.
Selain itu, sebuah survei yang dilakukan 2023 menunjukkan bahwa hampir seluruh industri dunia akan memanfaatkan teknologi AI dalam perusahaannya. AI diprediksi akan menjadi industri yang sangat besar di masa depan.
Dasar-dasar inilah Asus berinisiatif untuk menyematkan program AI di Asus ROG series untuk memvasilitasi para pengguna yang ingin terjun ke industri AI.
“Kita sudah punya device laptop kita yang ROG series, bukan cuma buat gaming tapi juga sudah siap sekali untuk end user kita yang ingin terjun ke industri AI yang di masa depan akan besar sekali,” ujarnya
Ada dua laptop Asus ROG yang direkomendasikan untuk berlatih menggunakan teknologi AI, yakni ROG Flow x16 dan ROG Zephyrus duo 16. Kedua laptop ini diklaim memiliki spesifikasi mumpuni untuk menjalankan program AI.
Beberapa fitur penting yang ditonjolkan dari laptop Asus ROG ini termasuk hardware paling canggih, mulai dari pilihan CPU hingga 13th Gen Intel dan AMD Ryzen 7000 series, dan GPU NVIDIA GeForce RTX 40 series.
Selain itu, ROG juga dibekali memori dan sistem penyimpanan data teranyar, seperti memori RAM DDR5, dan penyimpanan PCle Gen4x4 SSD. Kedua komponen ini memungkinkan transfer dan pengolahan data super ngebut, sehingga proses penggunaan aplikasi berbasis AI dapat berjalan dengan lancar.
ROG juga didukung oleh sistem pendingin ROG Intelligent Colling sehingga performa tetap stabil untuk beragam aktivitas termasuk saat menjalankan AI. Ada juga fitur lain MUX Switch dan Performance Tuning yang dapat mengoptimalkan penggunaan AI di laptop. MUX Switch dapat memastikan GPU berfungsi 100% sehingga AI bisa berjalan tanpa hambatan.
Di sisi lain, aplikasi Armoury Crate turut mempermudah pengguna laptop ROG untuk mengintegrasikan perangkat ke aksesoris ROG lainnya. Armoury Crate membuat pengguna ROG bisa dengan leluasa meningkatkan performa laptop.
“Yang kita tekankan dalam laptop ROG ini agak beda karena kita memungkinkan user ROG untuk bereksperimen dengan AI atau bahkan men-develop AI di laptop ROG,” ujarnya.
Salah satu program AI yang bisa dijalankan di kedua laptop ROG ini adalah Stable diffusion. Stable diffusion adalah model kecerdasan buatan generatif (AI generatif) untuk menghasilkan gambar fotorealistik unik dari prompt teks dan gambar.
Jadi, Stable diffusion ini memungkinkan pengguna membuat desain gambar yang diinginkan dengan hanya menulis perintah teks dalam program. Setelah perintah ditulis, AI akan membuat desain gambar sesuai dengan perintah yang dibuat.
Selain gambar, user juga dapat menggunakan model untuk membuat video dan animasi. Model ini didasarkan pada teknologi difusi dan menggunakan ruang laten.
Hal ini secara signifikan mengurangi persyaratan pemrosesan sehingga dapat menjalankan model di desktop atau laptop yang dilengkapi dengan GPU. Stable Diffusion dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik hanya dengan lima gambar melalui pembelajaran transfer.
