Canggih! Internet Super Cepat Hadir di Gunung Kilimanjaro Ketinggian 5.895 Mdpl
·waktu baca 2 menit

Kabar baik buat para pendaki tanah pencakar langit karena sekarang internet sudah hadir di salah satu gunung tertinggi di dunia, yakni Gunung Kilimanjaro di Afrika yang punya ketinggian mencapai 5.895 mdpl.
Kehadiran internet di Gunung Kilimanjaro juga dinilai bisa membantu para wisatawan atau pendaki yang tersesat untuk meminta bantuan, dan tentunya memudahkan dalam pencarian.
Kehadiran internet di Kilimanjaro ini diinisiasi oleh Perusahaan Telekomunikasi Tanzania. Nape Nnauye, Menteri Komunikasi dan Informatika Tanzania, mengatakan bahwa ini merupakan peristiwa bersejarah
“Sebelumnya, agak berbahaya bagi pengunjung dan porter yang beroperasi (di Gunung Kilimanjaro) tanpa internet,” kata Nnauye sebagaimana dikutip IFL Science.
Sekarang pengunjung bisa terhubung ke internet hingga wilayah Pondok Horombo atau sekitar 3.720 meter di atas permukaan laut (mdpl) Gunung Kilimanjaro. Untuk bisa update status di atas puncak di ketinggian 5.895 mdpl pengunjung mungkin harus bersabar sampai pemasangan jaringan internet rampung di akhir tahun ini.
Bagaimanapun, internet telah menjadi bagian penting bagi para pendaki gunung dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah membantu pendaki ketika dalam keadaan darurat, seperti tersesat atau terjadi kecelakaan di perjalanan.
Jika ponsel bisa memberikan bantuan kepada orang hilang dengan memberikan informasi kepada tim penyelamat, maka akan jauh lebih cepat untuk menemukannya daripada harus melakukan pencarian acak di suatu area.
- Chris Higgins, pemimpin penyelamat di Gunung Keswick di Distrik Danau Inggris -
“Penggunaan ponsel di pegunungan jelas memiliki potensi untuk meningkatkan alarm lebih cepat daripada dua puluh tahun yang lalu dan tidak diragukan lagi memungkinkan bantuan untuk dikirim lebih cepat untuk menyelamatkan nyawa korban.”
Diberitakan Gizmodo, sebelumnya gunung tertinggi di dunia lain, Everest, telah mendapatkan akses internet lebih dulu beberapa tahun yang lalu. Dengan jumlah pengunjung 35.000 wisatawan dan pendaki per tahun, memang sudah saatnya Kilimanjaro memberi fasilitas akses internet seperti ini.
