Tekno & Sains
·
5 Juni 2020 7:40

Catat, Ini Tanggal Ojol Gojek di Jakarta Mulai Kembali Angkut Penumpang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Catat, Ini Tanggal Ojol Gojek di Jakarta Mulai Kembali Angkut Penumpang (72605)
Logo baru Gojek di helm milik mitra pengemudi. Foto: Dok. Gojek
Perusahaan transportasi online Gojek angkat bicara terkait operasional ojek online (ojol) dalam aturan Pembatasan Sosial Berskala (PSBB) masa transisi yang diresmikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang masa PSBB di Jakarta hingga Juni 2020 dan masuk masa transisi menuju kehidupan yang aman, sehat, dan produktif. Ada beberapa ketentuan yang diubah Pemprov DKI Jakarta pada PSBB fase keempat, salah satunya mengenai izin ojol untuk kembali mengangkut penumpang per 8 Juni 2020.
Menanggapi kebijakan baru tersebut, Gojek mengumumkan bahwa mereka akan kembali membuka fitur angkut penumpang ojolnya, GoRide, di aplikasi mereka sesuai dengan tanggal yang ditetapkan Gubernur Anies Baswedan.
Catat, Ini Tanggal Ojol Gojek di Jakarta Mulai Kembali Angkut Penumpang (72606)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan PSBB masa transisi di Jakarta. Foto: Dok. DKI
“Berdasarkan Jadwal Pembukaan Transisi Fase I yang dipaparkan Pemprov DKI, layanan transportasi dengan sepeda motor termasuk GoRide dapat membuka 100% layanan mulai 8 Juni 2020,” ungkap Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, kepada kumparan, Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
“Gojek sangat menyambut baik hal ini karena para mitra driver nantinya dapat kembali melayani transportasi bagi penumpang setelah pada penerapan PSBB sebelumnya hanya melayani pengiriman barang (GoSend), pesan antar makanan (GoFood), berbelanja kebutuhan sehari-hari (GoMart), dan lain sebagainya,” sambungnya.
Sebelumnya, fitur GoRide di aplikasi Gojek ditutup dan tidak bisa dipesan di Jakarta. Langkah tersebut menyusul larangan ojol angkut penumpang yang diamanatkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam penanganan virus corona di DKI Jakarta.
Catat, Ini Tanggal Ojol Gojek di Jakarta Mulai Kembali Angkut Penumpang (72607)
Logo baru perusahaan Gojek terpampang di atribut helm dan jaket mitra pengemudi Go-Ride. Foto: Dok. Gojek
Nila menambahkan, pihaknya telah menetapkan prosedur kebersihan dan kesehatan bagi layanan transportasi GoRide dan GoCar. Prosedur tersebut antara lain:
  1. Mewajibkan mitra driver untuk menggunakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer sebagai syarat untuk menjalankan order, sesuai dengan peraturan pemerintah.
ADVERTISEMENT
  1. Mewajibkan penumpang GoRide dan GoCar menggunakan masker. Serta menghimbau untuk membawa helm SNI pribadi bagi penumpang GoRide.
  2. Mendirikan 130 Posko Aman Bersama Gojek di 16 kota. Posko ini menyediakan 3 layanan rutin bagi seluruh mitra driver: pengecekan suhu tubuh, pembagian healthy kit (masker dan hand sanitizer) dan penyemprotan disinfektan baik ke motor ataupun mobil yang dipergunakan oleh mitra.
  3. Menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek. Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek.
  1. Menggunakan sekat pelindung plastik sebagai pembatas antara mitra driver ojol dan penumpang. Gojek mengklaim bahwa umlah ini akan terus bertambah ke depannya sebagai bagian dari standar keamanan dan kesehatan mereka.
  2. Menjalankan layanan tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery). Layanan pesan antar makanan GoFood, layanan telemedik dan pengantaran obat GoMed, serta layanan pengantaran barang GoSend, GoMart, GoShop dan GoBox tetap beroperasi melayani masyarakat selama periode masa transisi PSBB. Pengguna dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery).
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini: