Kumparan Logo

Central Cloud Region Microsoft di Resmi Berdiri: Bangun AI hingga Cloud di RI

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peresmian Microsoft Azure Cloud Region. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peresmian Microsoft Azure Cloud Region. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

Microsoft menggelar event AI Tour di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Di momen ini Microsoft juga meresmikan Microsoft Azure Cloud Region untuk memperkuat sektor cloud dan pengembangan AI di Indonesia.

Peresmian ini menandai terealisasinya komitmen investasi Microsoft di Indonesia senilai lebih dari Rp 20 triliun.

“Hari ini, kita menandai babak baru dalam perjalanan kita bersama dengan peluncuran Area Cloud Sentral Indonesia, sebuah tonggak sejarah yang tidak hanya memberdayakan individu dan organisasi untuk berinovasi, mengembangkan, dan meningkatkan skala dari dunia ke Indonesia, tetapi yang terpenting, dari Indonesia ke dunia,” kata President Director Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir di Jakarta, Selasa (27/5).

President Director Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

“Kami juga sangat antusias, setelah peluncuran ini, untuk mengundang pemerintah, organisasi, dan komunitas di Indonesia untuk mengeksplorasi pembentukan pusat keunggulan AI nasional guna mempercepat inovasi, membina talenta lokal, serta mengembangkan solusi nyata bersama yang selaras dengan prioritas nasional Indonesia.”

Tahun 2024 lalu Microsoft berkomitmen menggelontorkan investasi senilai Rp 27 triliun di Indonesia selama empat tahun. Dana ini dimanfaatkan untuk mengembangkan infrastruktur AI dan cloud di dalam negeri.

Cloud region pertama Microsoft di Indonesia (Indonesia Central) ini berlokasi di Jawa Barat dan kini telah tersedia secara umum (generally available) mencakup tiga availability zones yang menyediakan daya, pendinginan, dan jaringan independen untuk ketersediaan yang lebih tinggi.

Cloud region baru ini dirancang untuk memenuhi standar tertinggi keamanan, privasi, dan kepatuhan regulasi, memberdayakan organisasi dari berbagai belahan dunia untuk berinovasi dari dan untuk Indonesia dengan latensi rendah, konektivitas, serta resiliensi yang baik.

Infrastruktur ini tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi juga akan mendukung perusahaan global yang beroperasi di Indonesia.

Menteri Komdigi Meutya Hafid yang turut hadir di acara ini merasa bahwa pengembangan AI dan cloud di Indonesia penting khususnya dalam kontribusi terhadap ekonomi digital nasional. Meutya mengatakan, berdasarkan data terkini, nilai gross merchandise value atau GMV ekonomi digital RI tumbuh dari 80 miliar dolar AS di 2023 menjadi 90 miliar dolar AS di 2024. dan diproyeksikan 130 miliar dolar AS di tahun 2025.

Investasi Microsoft di Indonesia ini juga diharap mampu menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 60 ribu hingga tahun 2028.

“Kami menyambut peluncuran ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengutan infrastruktur digital nasional. Dan tentu kami berharap investasi ini dapat berdampak kepada ekonomi sebesar 2,5 miliar dolar AS,” ujar Meutya di acara peluncuran.