Cerita Tirza, Perempuan di Balik Kolaborasi Kuat Grab dan Pemerintah RI

23 Maret 2021 17:04
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Cerita Tirza, Perempuan di Balik Kolaborasi Kuat Grab dan Pemerintah RI (17415)
zoom-in-whitePerbesar
Tirza Reinata Munusamy, Head of Central Public Affair Grab Indonesia Foto: Grab
Perusahaan teknologi Grab adalah salah satu perusahaan swasta yang memberi kontribusi besar dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia. Mereka punya sejumlah program yang membawa dampak positif bagi Indonesia. Sembari mendorong digitalisasi UMKM, Grab juga telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam program vaksinasi COVID-19.
Di balik sekian banyak program yang dijalankan Grab, ada sosok pemimpin perempuan hebat yang menjembatani dan merealisasikan ide-ide tersebut. Dia adalah Tirza Reinata Munusamy, Head of Central Public Affair Grab Indonesia.
Ini adalah tahun ketiga Tirza bekerja di perusahaan teknologi terdepan di Asia Tenggara tersebut. Ia memimpin divisi Public Affairs dengan belasan anggota tim yang terbagi dalam dua bagian besar, yaitu tim pusat dan territory (wilayah bagian).
Tirza mengemban tugas untuk membina hubungan antara pemerintah dengan Grab Indonesia. Ia berhubungan erat dengan pemerintah pusat termasuk kementerian dan lembaga-lembaga pemerintahan, hingga ke level pemerintah daerah.
Sederhananya, Tirza adalah jembatan bagi Grab untuk membina hubungan baik dengan pemerintah dan menjalani visi misi perusahaan secara luas. Tujuan utamanya ialah berkolaborasi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memastikan semua orang bisa menikmati manfaat dari ekonomi digital yang kian berkembang.
“Swasta tidak bisa berdiri sendiri, begitu pula pemerintah. Jadi masing-masing dari kami itu punya suatu hal untuk ditawarkan, sehingga akan lebih baik kalau berkolaborasi,” ungkap Tirza. “Kalau dari Grab kita fokusnya membangun ekonomi digital, apa saja yang bisa kita bantu, misalnya, dalam masa pandemi ini, contohnya digitalisasi, kita mau merangkul sebanyak-banyaknya UMKM agar bukan cuma masuk platform digital, tapi benar-benar bisa berkembang di dalamnya.”
Perempuan lulusan Master of Public Administration from Harvard Kennedy School ini mengakui bahwa pekerjaan sebagai jembatan pihak swasta dan pemerintah adalah hal yang menyenangkan. Peran ini memiliki seni tersendiri. Kunci keberhasilan beragam program Grab bersama pemerintah RI ialah karena kedua belah pihak rutin berdiskusi dan berupaya mencari solusi.
Tirza mengatakan bahwa dialog dengan pemerintah harus berlaku dua arah . Ia harus memahami kebutuhan pemerintah, dan mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi.
“Bahasanya kita mengawinkan antara apa yang sudah kita punyai sebagai prinsip dan teknologi perusahaan dengan apa yang kita butuhkan. Kuncinya itu dialog antara Grab dan pemerintah,” cerita Tirza. “Kita cari tahu dulu pain point-nya. Apa sih yang dibutuhkan pemerintah, apa sih yang dibutuhkan masyarakat. Nah di situ kita masuk supaya bisa memberi added value.”
Cerita Tirza, Perempuan di Balik Kolaborasi Kuat Grab dan Pemerintah RI (17416)
zoom-in-whitePerbesar
Tirza Reinata Munusamy (kanan), Head of Central Public Affair Grab Indonesia. Foto: Foto: Grab
Karena tidak mudah, Tirza mengatakan bahwa pekerjaan sebagai Public Affairs bukan cuma soal merebut hati pemerintah supaya program perusahaan bisa terlaksana. Ia dan tim harus memiliki niat yang tulus dan benar-benar paham bahwa program yang mereka jalani bisa memberikan manfaat dan solusi yang sangat besar.
Dengan menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah, Tirza dan tim semakin bisa memahami sudah pandang pemerintah, dan juga masyarakat Indonesia. Dia memuji kinerja pemerintah yang semakin terbuka dengan beragam inovasi dan program yang diharapkan dapat terus membantu masyarakat.
“Kami sudah menjalin hubungan yang cukup baik dengan hampir semua pemerintah pusat dan daerah. Dialog itu sudah menjadi sesuatu yang sangat alamiah. Kami banyak melakukan rapat formal maupun tidak formal dengan pejabat pemerintah secara berkala, kita juga selalu mengkomunikasikan program, inisiatif dan fitur terbaru kami,” jelasnya.

Tirza dan tim Public Affairs Grab sukses bikin program yang memberi dampak besar

Grab sudah menjalankan sejumlah program yang berdampak luas dan berkesinambungan. Adapun program besar yang dijalankan oleh Tirza ialah ‘Mendobrak Batas’ tentang memperluas peluang bagi pebisnis disabilitas, lalu #TerusUsaha tentang serangkaian program digitalisasi UMKM, hingga program vaksinasi untuk pemulihan kesehatan dari pandemi COVID-19 dengan membangun Grab Vaccine Center di berbagai kota.
Masih ada banyak rangkaian program cemerlang inisiasi Grab yang terangkum dalam sebuah misi jangka panjang yang disebut GrabforGood.
Dari sekian banyak program itu, hal paling berkesan bagi Tirza adalah ketika manajemen Grab global bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, pada bulan Juli 2019 silam.
“Di tahun 2019, itu pertama kalinya kami dari Grab Indonesia dan juga Grab global bisa bertemu Pak Presiden Jokowi dan diterima di istana. Itu luar biasa sekali dan sangat membanggakan. Pada waktu itu juga kami mengumumkan bahwa kami akan memberikan investasi tambahan ke Indonesia sejumlah 2 miliar dolar AS,” cerita Tirza.
Cerita Tirza, Perempuan di Balik Kolaborasi Kuat Grab dan Pemerintah RI (17417)
zoom-in-whitePerbesar
Tirza (atas - kelima dari kanan) bersama Ridwan Kamil dan Tim Grab Jawa Barat saat menjalankan Grab Vaccine Center di Jawa Barat. Foto: Foto: Grab
Program percepatan vaksinasi Grab juga menjadi salah satu pekerjaan yang membuat Tirza bangga bisa menjadi bagian dari Grab, apalagi Grab ditunjuk sebagai mitra swasta pertama di Indonesia yang membantu menjalankan program vaksinasi. Berkolaborasi dengan Good Doctor, Grab sudah menjalankan pusat vaksinasi yang mengusung inovasi Drive-Thru sekaligus Walk-In pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
Grab Vaccine Center di Bali akan memberikan vaksin kepada 6.000 orang pekerja di sektor pelayanan publik termasuk pariwisata dan transportasi. Mitra pengemudi dan pengantaran Grab menjadi salah satu pihak yang mendapatkan vaksin COVID-19 mengingat interaksi sosial mereka yang tinggi dalam rutinitas harian.
Selain Bali, Grab juga membuka pusat vaksinasi di Banten dan baru-baru ini, di Bandung. Target layanan ini ialah dapat melakukan vaksinasi kepada 5.000 orang di tiap kota. Saat ini, Grab sudah tembus sampai 6.500 vaksinasi.
Membangun hubungan baik dengan pemerintah harus menjadi prioritas utama, apalagi bagi perusahaan yang memiliki tujuan untuk memberikan dampak luas di masyarakat. Ke depannya, Tirza akan terus berupaya untuk melahirkan ide-ide program kemasyarakatan yang cemerlang untuk membantu memenuhi kebutuhan banyak orang.
“Untuk sekarang pasti masih terkait dengan pandemi bagaimana memulihkan sebisa mungkin, secepat mungkin, baik itu kesehatan dan ekonomi. Tapi enggak melulu jangka pendek, ada juga jangka panjang, misalnya bagaimana melakukan bisnis dan hubungan pemerintahan dengan lebih berkesinambungan, terutama ke arah yang lebih ramah lingkungan. Ke depannya, kita juga akan fokus untuk merangkul komunitas yang terpinggirkan seperti penyandang disabilitas dan lansia,” pungkas Tirza.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020