Tekno & Sains
·
11 Maret 2020 9:11

Charge HP Ditinggal Tidur Semalaman, Aman atau Enggak?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Charge HP Ditinggal Tidur Semalaman, Aman atau Enggak? (39855)
Ilustrasi Charger Handphone. Foto: Shutter Stock
Aktivitas mengisi daya smartphone dipenuhi dengan berbagai mitos. Tak jarang kita percaya begitu saja mitos-mitos tersebut tanpa dipertanyakan kembali kebenarannya.
ADVERTISEMENT
Salah satu mitos charge yang paling umum diterima orang adalah bahaya mengisi daya handphone semalaman. Konsep nge-charge baterai HP semalaman telah memiliki istilahnya sendiri, yakni ‘overcharge’.
Melalui konsep ‘overcharge’, perangkat akan terus memompa arus listrik meski baterai telah terisi 100 persen. Akibatnya, perangkat kamu disebut bakal mengalami pengurangan kapasitas baterai atau bahkan menyebabkan smartphone terbakar.
Charge HP Ditinggal Tidur Semalaman, Aman atau Enggak? (39856)
com-Charger Foto: Pixabay
Meski demikian, konsep tersebut tak relevan lagi bagi smartphone jenis terbaru. Menurut pakar gadget Lucky Sebastian, smartphone keluaran terbaru telah memiliki manajemen arus yang bakal menyesuaikan pengisian daya dengan mengikuti pola kebiasaan charging kita.
Smartphone sekarang sudah dilengkapi PMIC (Power Management Integrated Circuit), jadi chip ini mengendalikan arus yang keluar dan masuk,” jelas Lucky, saat dihubungi kumparan, Selasa (10/3).
ADVERTISEMENT
“Tidak masalah smartphone ditinggal tidur, karena dia akan pindah ke (mode) trickle charger saat mendekati 100%, menjaga supaya arus yang masuk tidak melebihi arus yang keluar, atau dayanya saat penuh sangat kecil untuk menjaga keawetan baterai,” sambungnya.
Charge HP Ditinggal Tidur Semalaman, Aman atau Enggak? (39857)
Charger Handphone Foto: Thinkstock
Lucky menambahkan, rata-rata smartphone keluaran terbaru juga dilengkapi dengan aplikasi atau software bawaan yang bakal memperlambat pengisian menjelang baterai penuh. Software ini berfungsi untuk membuat charger cepat mengisi di kondisi baterai lemah, yang nantinya mulai melambat di saat baterai sudah 80 persen terisi hingga penuh.
Namun, sebenarnya ada beberapa kebenaran kecil yang terdapat dalam mitos ‘overcharge’, khususnya perihal masalah penurunan kapasitas baterai. Menurut laporan Android Authority, endapan panas dapat menyebabkan usia baterai lithium-ion di smartphone lebih cepat dari yang seharusnya.
ADVERTISEMENT
Endapan panas bisa terjadi jika smartphone kamu memiliki case dengan desain yang buruk dan tidak memungkinkan pembuangan panas. Masalah ini juga dapat muncul, jika kamu menaruh ponsel yang sedang diisi daya di bawah bantal.