Kumparan Logo

Daftar Password Paling Mudah Ditebak di Indonesia, Ada 'Bismillah' dan 'Rahasia'

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi daftar password yang mudah ditebak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daftar password yang mudah ditebak. Foto: Shutterstock

Password atau kata sandi jadi faktor penting dalam menjaga keamanan akun digital. Tapi, kebanyakan orang terkadang masih menganggap remeh soal membuat password yang kuat dan tidak mudah ditebak.

Perusahaan pengelola password, NordPass merilis laporan tahunan yang mencatat ada 200 kata sandi yang paling umum digunakan dan sangat mudah ditebak. Menariknya dari ratusan password itu banyak yang bisa dibobol dalam waktu hitungan detik.

Untuk menyusun daftar terbaru dari password yang paling umum digunakan, NordPass bekerja dengan peneliti keamanan siber independen untuk mengevaluasi basis data kredensial sebesar 4 TB (terabyte). Data password yang digunakan berasal dari 50 negara, termasuk Indonesia.

Password dengan kata "123456" masih paling populer di seluruh dunia, dengan hanya perlu waktu kurang dari satu detik bagi hacker untuk memecahkannya. Berikut lima password teratas yang sering digunakan secara global:

  1. 123456 (103.170.552 pengguna)

  2. 123456789 (46.027.530 pengguna)

  3. 12345 (32.955.431 pengguna)

  4. qwerty (22.317.280 pengguna)

  5. password (20.958.297 pengguna)

Penting untuk dipahami password adalah pintu gerbang ke kehidupan digital kita, dan dengan kita menghabiskan banyak waktu online, menjadi sangat penting untuk menjaga keamanan siber dengan lebih baik.

NordPass juga melihat lebih dalam tentang bagaimana orang dengan jenis kelamin berbeda memengaruhi password yang mereka gunakan. Dalam laporannya, wanita cenderung menggunakan kata sandi yang berhubungan dengan musik, seperti "onedirection" atau "justinbieber," sementara pria lebih suka nama band seperti "metallica" dan "slipknot".

Perbedaan utama lainnya di antara jenis kelamin adalah bahwa secara keseluruhan, wanita menggunakan kata-kata yang lebih positif dan penuh kasih, sementara pria lebih suka menggunakan kata-kata tidak senonoh saat membuat password.

Ilustrasi daftar password yang mudah ditebak. Foto: Shutter Stock

Daftar password orang Indonesia yang mudah ditebak tahun 2021

Dalam laporan tahun ini, NordPass merinci secara spesifik daftar password yang sering digunakan dan mudah ditebak per negara. Mereka memasukan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kebocoran password dalam kategori rendah.

Dalam kurung waktu tahun 2021, ada sekitar 57.790.084 password yang bocor di Indonesia. Angka ini dinilai masih tergolong masih rendah jika dihitung per kapita atau dibagi rata-rata jumlah penduduk.

Password yang paling populer di Indonesia masih didominasi oleh kata urutan nomor, seperti "12345," "123456" dan lainnya. Uniknya ada kata "bismillah" masuk dalam daftar teratas password yang sering digunakan.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 20 data

Peringkat
Password
Jumlah waktu dibobol
Jumlah password digunakan
1
12345
< 1 detik
548.280
2
123456
< 1 detik
524.448
3
123456789
< 1 detik
189.852
4
12345678
< 1 detik
88.965
5
password
< 1 detik
81.424
6
1234567890
< 1 detik
59.675
7
bismillah
< 1 hari
58.368
8
1234567
< 1 detik
55.208
9
qwerty
< 1 detik
54.589
10
rahasia
17 menit
50.811

1 - 10 dari 20 baris

Tips buat password yang kuat dan tidak mudah ditebak

Hasil riset ini juga menemukan masyarakat masih enggan menggunakan kata sandi yang kuat dan sulit untuk dipecahkan. Mereka sebaliknya, memilih password yang dapat dikenali dan dari kata yang umum, seperti "football," "iloveyou," "letmein," dan "pokemon."

Banyak orang lebih suka menggunakan kata sandi yang simpel daripada memaksakan diri dengan mencoba mengingat yang panjang dan rumit. Selain itu, karena menganggap tidak ada yang disembunyikan dalam akun mereka, jadi tidak harus membuat password yang kuat.

Ilustrasi daftar password yang mudah ditebak. Foto: Thinkstock

Saat memilih password, kamu harus menghindari pola atau pengulangan, seperti huruf atau angka yang bersebelahan pada keyboard. Menambahkan huruf kapital, simbol, dan angka di tempat yang tidak terduga juga dapat membantu. Kemudian, Tidak boleh menggunakan informasi pribadi sebagai password, seperti tanggal lahir atau nama.

Gunakan fitur Two-factor authentication (2FA) jika bisa. Baik itu menggunakan aplikasi, data biometrik, atau kunci keamanan perangkat keras. Akun kamu akan jauh lebih aman saat menambahkan lapisan perlindungan ekstra itu.