kumparan
12 Apr 2019 9:36 WIB

Donnie Prakoso, Perancang Mobil Otonom AWS DeepRacer dari Indonesia

Donnie Prakoso, salah satu perancang mobil otonom AWS DeepRacer. Foto: Adhi Muhammad Daryono/kumparan
Amazon Web Services (AWS) telah meluncurkan mobil otonom mini yang berukuran 1/18 dari mobil pada umumnya. Mobil itu diberi nama AWS DeepRacer.
ADVERTISEMENT
Dan ternyata, salah satu perancang dari DeepRacer adalah seorang warga negara Indonesia. Dia adalah Donnie Prakoso, yang berprofesi sebagai Technology Evangelist AWS Asia Tenggara. Ia sudah dua tahun bekerja di AWS dan menjadi salah satu dari sekian banyak perancang DeepRacer di AWS.
Proyek pertamanya di AWS adalah ia ikut andil dalam merancang Robocar Rally, produk AWS sebelum DeepeRacer.
“Jadi berawal dari DeeppLens kemudian berlanjut ke Robocar Rally dan akhir tahun ini diluncurkan DeepRacer,” kata Donnie, saat ditemui di sela agenda AWS Summit di Singapura, Kamis (11/4).
“Pertama kali saya di AWS saya terlibat di Robocar Rally kemudian yang kedua saya terlibat di DeepRacer,” lanjut Donnie.
Donnie Prakoso sedang mengatur mobil AWS DeepRacer. Foto: Adhi Muhammad Daryono/kumparan
Mobil DeepRacer ini bisa melaju sendiri dengan diprogram terlebih dahulu berkat dukungan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). AWS DeepRacer dikendalikan oleh reinforcement learning, yang merupakan cabang machine learning yang ideal untuk melatih kendaraan otonom.
ADVERTISEMENT
Pria yang sudah malang melintang di dunia startup ini sangat menyukai pekerjaannya di AWS. Baginya bekerja di AWS suatu kesenangan tersendiri.
Menurut Donnie, bekerja di AWS, ikut membantu startup-startup untuk memiliki teknologi dari AWS.
“AWS adalah company yang punya culture customer obsessed sekali. Jadi dari semua layanan yang kami bikin itu berasal dari feedback customer,” terang Donnie.
Mobil otonom mini AWS DeepRacer, tampak atas. Foto: Adhi Muhammad Daryono/kumparan
Sebelum bekerja di AWS, Donnie sudah berpengalaman bekerja di beberapa startup di dalam negeri dan luar negeri. Selain itu, Donnie juga pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia.
Pendidikannya dimulai dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan mengambil D3 Teknologi Informasi kemudian melanjutkan ke jenjang sarjananya di Universitas Indonesia hingga pada akhirnya mengambil master di UI pada 2013 hingga 2015 untuk bidang Marketing/Marketing Management.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan