Fitur Baru Google Maps: Lihat Kota Serasa Main Game

17 Mei 2022 7:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi ikon aplikasi Google Maps di smartphone. Foto: REUTERS Dado Ruvic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ikon aplikasi Google Maps di smartphone. Foto: REUTERS Dado Ruvic
ADVERTISEMENT
Google dalam acara Google I/O 2022 pada kamis lalu (12/5), mengenalkan banyak inovasi teknologi. Fitur baru bertajuk ‘Immersive View’, ikut dirilis oleh Google dalam acara tahunan mereka itu.
ADVERTISEMENT
Secara garis besar, fitur baru ini serupa dengan fitur lama yang sudah ada dari Google Maps, Street View. Bedanya, fitur Immersive View akan membawa pengguna melihat secara detail suatu tempat dalam versi tiga dimensi.
Tampilan fitur baru ini terkesan canggih layaknya video game, dilengkapi visual grafis yang terlihat nyata dengan skala yang presisi.

Kecanggihan fitur Immersive View

Saat penelusuran dengan Google Maps, pengguna dibuat seakan sedang menaiki drone dengan tampilan yang memperlihatkan keseluruhan objek sekitar tempat itu dari atas.
Menariknya, pengguna dapat melihat kondisi secara dekat suasana sekitar lokasi yang dicari. Mulai dari detail bangunan, deretan bangunan dan objek lain di sekitar.
Kecanggihan lain yang dihadirkan dalam fitur baru ini, pengguna dapat melihat isi bangunan, seperti kafe, bandara, pusat perbelanjaan hingga stasiun kereta. Pengguna dapat merasakan perjalanan virtual untuk melihat suasana sampai interior di dalam bangunan.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dalam fitur baru ini, pengguna dapat mengatur waktu untuk melihat kondisi suatu tempat pada waktu yang telah lalu. Hal ini memberi gambaran grafis kondisi wilayah lengkap dengan cuaca yang ada, baik berawan, mendung, terik hingga hujan.

Kombinasi gambar Google Street View dan satelit

Diketahui fitur baru pada Google Maps ini merupakan kombinasi dari Street View dan hasil jepretan satelit. Semua gambar grafis yang disajikan dihasilkan oleh komputer.
“Kami dapat menggabungkannya (Street View dan gambar satelit),” ujar Liz Reid, Wakil Presiden bidang teknik di Google, dikutip dari The Verge.
Sayangnya, fitur Immersive View ini belum bisa dirasakan di Indonesia. Dilansir dari laman Blog Google, fitur ini baru bisa diakses di empat kota saja di dunia, Los Angeles, London, New York dan San Francisco. Sementara Tokyo dijadwalkan menyusul di akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, fitur canggih ini dapat diakses pada semua jenis perangkat. Rencananya fitur ini akan terus dikembangkan sehingga dapat dirasakan oleh seluruh pengguna Google Maps di penjuru dunia.