Kumparan Logo

Go-Jek Naikkan Tarif Go-Ride Sejak 5 April 2017

kumparanTECHverified-green

clock
comment
12
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Aksi simpatik para sopir Gojek (Foto: Zabur Karuru/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi simpatik para sopir Gojek (Foto: Zabur Karuru/ANTARA)

Para pengguna aplikasi jaringan transportasi Go-Jek mungkin merasa bingung dalam beberapa hari terakhir ini dengan tarif perjalanan Go-Ride yang lebih tinggi dari biasanya. Kebingungan itu terjawab sudah, karena sejak 5 April 2017, Go-Jek resmi menaikkan tarif Go-Ride. Pada mulanya banyak pengguna yang bertanya ke akun Twitter Go-Jek soal dugaan kenaikan tarif ini. Akun Twitter resmi Go-Jek pun akhirnya membenarkan kenaikan tarif itu terjadi sejak dua hari lalu.

X post embed

Akun Twitter Go-Jek memberitahukan peningkatan biaya pada jam sibuk (rush hour), yang sekarang berada di angka Rp 2.500 per kilometer untuk jarak 0 sampai 12 kilometer. Kemudian, untuk perjalanan di atas 12 kilometer, biaya yang berlaku adalah Rp 3.000 per kilometer dari kilometer ke 12.01. Sekarang ini Go-Jek juga memberlakukan tarif minimum Rp 10.000 untuk Go-Ride.

X post embed

Seorang pengguna Go-Jek bernama Sarah Ghariza, adalah salah satu yang merasakan kenaikan tarif ini sejak dua hari lalu. Dia sebelumnya membayar biaya kurang dari Rp 30.000 untuk menempuh perjalanan dengan Go-Ride dari rumahnya di Depok menuju sekitar Universitas Nasional, Jakarta. Tetapi sejak 5 April, tarifnya naik jadi sekitar Rp 34.000. Tim kumparan (kumparan.com) mengulurkan tangan kepada manajemen Go-Jek untuk menjelaskan lebih lanjut soal kenaikan tarif ini, karena sejauh ini masih banyak pengguna yang bingung dengan penetapan tarif baru.