Kumparan Logo

Google Kembali Masukan Huawei Mate 20 Pro dalam Program Beta Android Q

kumparanTECHverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Smartphone Huawei Mate 20. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Smartphone Huawei Mate 20. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan

Ada kabar baik untuk pengguna Huawei Mate 20. Masa depan sistem operasi di smartphone tiga kamera kalian itu masih dijamin Google, setelah Mate 20 kembali masuk dalam program beta OS baru Android Q.

Sebelumnya, Google sempat menghapus Huawei Mate 20 dari daftar smartphone yang menerima program beta Android Q. Keputusan itu datang setelah pemerintah AS menempatkan Huawei dalam daftar hitam perdagangan, yang membuatnya vendor China itu tidak bisa bermitra dengan perusahaan teknologi AS.

Google pun menuruti keputusan pemerintah AS itu dengan mencabut lisensi OS Android pada smartphone Huawei. Kondisi ini membuat masa depan smartphone Huawei, termasuk Mate 20 Pro, soal pembaruan Android menjadi tanda tanya.

Namun, ketika AS memberikan penangguhan boikot hingga 90 hari ke depan, Google juga melakukan hal yang sama dengan mengembalikan Huawei Mate 20 Pro ke dalam program beta Android Q. Berita ini membuat Android 9 Pie bukan OS Android terakhir untuk smartphone premium Huawei keluaran 2018.

Ilustrasi Android. Foto: dassel via Pixabay

Dengan begitu, Mate 20 Pro kembali bersanding dengan Oppo, Vivo, hingga Xiaomi sebagai perangkat pertama yang berkesempatan menjajal OS Android Q. Berikut daftar ponsel yang masuk program beta Android Q.

Asus ZenFone 5Z

Essential Phone

Huawei Mate 20 Pro

LG G8

Nokia 8.1

OnePlus 6T

Oppo Reno

Realme 3 Pro

Sony Xperia XZ3

Tecno Spark 3 Pro

Vivo X27

Vivo Nex S

Vivo Nex A

Xiaomi Mi 9

Xiaomi Mi Mix 3 5G

Google Pixel 3

Google Pixel 3 XL

Google Pixel 2

Google Pixel 2 XL

Google Pixel

Google Pixel XL

Tampilan Home OS Android Q di smartphone Oppo Reno, Huawei Mate 20 Pro, dan Realme 3 Pro. Foto: Google

Huawei sendiri dikabarkan sudah mempersiapkan pengganti OS Android, jika boikot lisensinya berlangsung selamanya. Alternatif OS ini disebut 'Hongmeng'.

Laporan itu tidak mengonfirmasi bahwa Hongmeng akan menjadi nama asli OS dari Huawei atau hanya nama kode pengembangan. Juru bicara Huawei pun tidak mau memberikan komentar terkait laporan tersebut.

Selain itu, smartphone Huawei yang telah beredar di pasaran juga masih mendapatkan perlindungan keamanan melalui Google Play Protect. Itu adalah detektor malware bawaan yang menggunakan pembelajaran mesin untuk mendeteksi dan menyingkirkan aplikasi jahat.