Kumparan Logo

Harta Mark Zuckerberg Hilang Rp 99 T Usai Facebook, WhatsApp, Instagram Down

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CEO Facebook Mark Zuckerberg di panggung konferensi F8. Foto: Stephen Lam/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
CEO Facebook Mark Zuckerberg di panggung konferensi F8. Foto: Stephen Lam/Reuters

Kekayaan CEO Facebook Mark Zuckerberg turun usai ekosistem aplikasi perusahaannya, termasuk Instagram dan WhatsApp, tumbang bersamaan pada Senin (4/9). Harta Zuckerberg dilaporkan turun 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 99,7 triliun gara-gara gangguan teknis tersebut.

Kekayaan bersih Zuckerberg jatuh drastis dalam hitungan jam, karena penurunan nilai saham Facebook yang terkoreksi sekitar 5 persen. Kini, kekayaan Mark Zuckerberg menjadi 120,9 miliar AS — menjadikannya orang terkaya kelima di dunia di belakang Bill Gates.

Zuckerberg sebelumnya bercokol di posisi ke-3 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionaires Index. Namun, sejak 13 September lalu, Mark Zuckerberg telah kehilangan 19 miliar dolar AS, memaksa peringkatnya jadi turun.

Ilustrasi berbalas pesan di whatsapp. Foto: Shutter Stock

Gangguan Facebook, Instagram dan WhatsApp down mulai dirasakan pengguna sekitar pukul 22.31 WIB, menurut catatan situs web pemantau aplikasi dan layanan internet DownDetector. Gangguan ini bahkan dilaporkan juga terjadi pada sistem komunikasi internal karyawan Facebook, sehingga menghambat mereka untuk bekerja.

Gangguan ini bikin situs dan aplikasi Facebook sebelumnya tidak bisa memuat konten terbaru sama sekali. Kemudian Instagram dan WhatsApp masih dibuka aplikasinya, tetapi tidak dapat memuat konten baru atau mengirim pesan.

Ketiga aplikasi itu baru berangsur normal pada Selasa, 5 Oktober 2021, pukul 05.34 WIB.

CTO Facebook Mike Schroepfer menyebut di Twitter bahwa kesalahan jaringan Facebook merupakan pemicu ketiga aplikasi tersebut down di seluruh dunia.

Kami mengalami masalah jaringan dan tim bekerja secepat mungkin untuk men-debug dan memulihkan secepatnya.

- Mike Schroepfer, CTO Facebook -