Kumparan Logo

Hindari Mac dan iPhone Terkunci Sendiri, Password Apple ID Wajib Ganti

kumparanTECHverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple iPhone 6s. (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Apple iPhone 6s. (Foto: Pexels)

Pekan lalu, sejumlah pengguna komputer Mac dan ponsel iPhone di Indonesia melaporkan perangkat mereka mendadak terkunci sendiri. Mereka tak bisa mengakses perangkat tersebut karena diminta memasukkan kode unik untuk membukanya. Permintaan itu tiba-tiba muncul padahal si pengguna tidak melakukan pengaturan apapun untuk mengunci perangkat dan ternyata ini adalah salah satu serangan siber yang sedang marak dialami pengguna produk Apple. Alfons Tanujaya, pakar anti-virus dari perusahaan Vaksincom yang berbasis di Jakarta, berpendapat serangan ini bukan berasal dari program jahat atau malware, dia menduga ada data akun Apple ID atau iCloud yang bocor. "Kelihatannya memang ada database kredensial pengguna iCloud yang bocor dan beredar di komunits peretas dan digunakan untuk mengunci perangkat Apple guna meminta uang tebusan," ujar Alfons, kepada kumparan (kumparan.com), Senin (14/8).

Apple MacBook Pro. (Foto: Life pf Pix via Pexels (CC0 Public Domain))
zoom-in-whitePerbesar
Apple MacBook Pro. (Foto: Life pf Pix via Pexels (CC0 Public Domain))

Si peretas kemudian mengemas metode serangan ini seperti karakter ransomware, yang mengunci komputer atau data, lalu meminta uang tebusan dalam bentuk Bitcoin jika pengguna ingin mendapatkan kode unik untuk membuka kunci tersebut. Uang tebusan yang diminta sebesar 50 dolar AS. Oleh karena itu, Alfons memberikan saran yang harus dilakukan pengguna perangkat Apple agar terhindar dari serangan ini. Berikut langkahnya. 1. Segera ganti password iCloud Anda dan aktifkan TFA (Two Factor Authentification) jika belum mengaktifkan. 2. Bagi yang sudah mengaktifkan TFA, pengguna tetap harus mengganti password lama dengan yang baru dan unik, artinya berbeda dengan layanan lain (Gmail, Yahoo, dsb.), karena serangan mengunci perangkat "Find My iPhone/Mac/iPad" ini bisa dilakukan hanya dengan mengetahui username dan password saja tanpa perlu memberikan otorisasi TFA. Serangan ini sendiri mulai dirasakan sejumlah pengguna pada Kamis (10/8), di mana mereka melaporkan apa yang terjadi melalui cuitan di Twitter.

X post embed

Menurut MakeMac.com, media di Indonesia yang fokus mengulas perangkat Apple, para pengguna iOS yang menjadi korban serangan ini sedang merasakan perangkatnya berada dalam fitur 'Lost Mode', sementara yang dialami pengguna Mac adalah 'EFI Lock'.