Huawei Pasang Foto Iklan P30 Pro yang Diambil Pakai Kamera DSLR?

Huawei sudah memastikan akan segera merilis smartphone flagship terbarunya, P30 dan P30 Pro, pada 26 Maret 2019 dalam sebuah acara khusus di Paris, Prancis. Namun, menjelang peluncurannya yang tinggal menghitung hari, Huawei diterpa isu yang tak sedap.
Vendor asal China itu diduga kembali menggunakan hasil foto kamera profesional atau DSLR untuk menunjukkan hasil foto dari produk kamera smartphone P30 Pro. Hasil foto ini ditampilkan dalam iklan promosi yang dibagikan Huawei di media sosial
Dalam iklannya, Huawei memang mengedepankan kualitas kamera P30. Perangkat tersebut diklaim memiliki lensa periskop yang mampu melakukan zoom 7x dengan kualitas terbaik.
Melalui iklan tersebut, Huawei disebut menggunakan hasil foto dari kamera DSLR untuk menunjukkan kualitas zoom-nya. Tidak hanya itu, foto yang diambil juga merupakan hasil karya orang lain, bukan berasal dari Huawei.
Menurut laporan GadgetMatch, yang telah melakukan pencarian gambar, mereka menemukan sebuah foto yang menampilkan seorang anak muda yang diduga difoto menggunakan P30 Pro sangat mirip dengan foto dari situs portofolio seseorang yang di-posting pada 2009 lalu. Kemudian, gambar lain yang menampilkan gunung berapi meletus ternyata adalah salah satu stok gambar yang tersedia di Getty Images.
Hal ini tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya, Huawei pernah ketahuan tidak jujur dalam iklan smartphone Nova 3, yang juga menggunakan kamera DSLR untuk menampilkan hasil foto selfie ponselnya itu.
Soal kamera smartphone P30, Huawei dikabarkan akan kembali berkolaborasi dengan pabrikan lensa ternama asal Jerman, Leica. Huawei P30 juga bakal dibekali dengan tiga kamera belakang dengan salah satu lensanya beresolusi 38 MP atau 40 MP, sementara versi Pro-nya akan mengusung empat kamera belakang sekaligus.
Sebelumnya, kolaborasi dengan Leica ini berbuah manis untuk Huawei. Dua smartphone flagship mereka, P20 Pro dan Mate 20 Pro menempati posisi teratas dalam peringkat smartphone dengan kualitas kamera terbaik versi DxOMark.
