Kumparan Logo

Huawei Ungkap Mate 10, Ponsel Android dengan Cip Kecerdasan Buatan

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ponsel Huawei Mate 10. (Foto: Huawei)
zoom-in-whitePerbesar
Ponsel Huawei Mate 10. (Foto: Huawei)

Dalam sebuah perhelatan di Munich, Jerman, Huawei resmi mengumumkan kepada publik smartphone terbarunya yang bernama Mate 10. Ini menjadi ponsel perdana mereka dengan cip prosesor terbaru Kirin 970 yang sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ada dua model yang diperkenalkan Richard Yu, selaku CEO Huawei, untuk Mate 10 ini: versi standar dan versi Pro. Perbedaan keduanya terletak di bagian layar.

Model standar dari Mate 10 menampilkan layar LCD berukuran 5,9 inci dengan resolusi 2560 x 1440 dan aspek rasio 16:9. Sementara versi Pro punya layar OLED berukuran 6 inci beresolusi 2160 x 1080 dan aspek rasio 18:9. Keduanya mengusung desain layar "bezel-less" yang kini banyak dipakai kompetitor untuk ponsel premiumnya.

Kedua ponsel dibalut dengan material kaca glossy pada bodi belakang dan metal di bagian sisi perangkat, membuat Mate 10 tampak lebih premium dan elegan.

Mate 10 memiliki ketebalan 8,2 mm dan ada sensor sidik jari di belakang layar. Sementara Pro sedikit lebih tipis, 7,9 mm, namun sensor sidik jarinya justru ditempatkan di belakang perangkat.

Versi Pro ada sertifikat IP67 dan infra merah. Sayang sertifikat tahan air itu tidak dimiliki Mate 10 versi standar, namun sebagai gantinya ia punya headphone jack dan slot mikro SD.

Untuk jeroan perangkat, kedua ponsel memiliki spesifikasi serupa. Mereka ada cip Kirin 970, seperti yang disebutkan tadi, RAM 4 GB, baterai 4000 mAh, memori internal 64 GB, dan kamera belakang ganda dengan lensa f/1.6.

Kamera belakang ganda ini meliputi sensor RGB 20 MP sebagai kamera utama dan sensor monochrome 12 MP sebagai kamera kedua. Tipe kamera ganda RGB-monochrome ini mirip seperti ponsel flagship Huawei lainnya di 2017, P10.

Khusus Mate 10 Pro, ia punya varian RAM 6 GB dan memori internal 128 GB. Tidak ketinggalan model spesial 'Porche Design' yang hadir dengan RAM 6 GB dan memori internal 256 GB.

X post embed

Kirin 970, Otak Mate 10 yang Didukung Kecerdasan Buatan

Prosesor Kirin 970 menjadi nilai jual Huawei untuk Mate 10 ini. Dibuat sendiri oleh anak usaha Huawei, HiSilicon, Kirin 970 dibangun atas manufaktur 10nm, yang mampu meningkatkan kinerja hingga 20 persen lebih baik dari pendahulunya, Kirin 960.

Cip baru itu dipasangkan dengan Graphics Processing Unit (GPU) terbaru berkekuatan 12 core, serta Neural Processing Unit (NPU) khusus yang didedikasikan untuk menangani tugas AI pada perangkat.

Huawei mengklaim kecerdasan buatanya sanggup mengerti kebiasaan pengguna Mate 10. Dengan sistem machine learning, ia bisa mengalokasikan sendiri sumber daya yang sesuai kebutuhan pengguna sehingga kinerja ponsel menjadi lebih baik dan baterai menjadi lebih hemat.

Di Eropa, Mate 10 dibanderol dengan harga 699 euro (Rp 11,1 juta) dan 799 euro (Rp 12,7 juta) untuk Mate 10 Pro. Sementara Mate 10 Pro edisi 'Porche Design' dipatok dengan harga 1.395 euro (Rp 22,2 juta). Huawei belum mengumumkan tanggal rilis untuk Mate 10 dan Mate 10 Pro.