Kumparan Logo

Indosat Resmi Merger dengan Hutchison Tri

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri (3) Indonesia resmi merger jadi Indosat Ooredoo Hutchison. Pamer logo baru. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri (3) Indonesia resmi merger jadi Indosat Ooredoo Hutchison. Pamer logo baru. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan

Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo resmi merger dengan Hutchison Tri Indonesia, Selasa (4/1). Perusahaan gabungan keduanya bernama Indosat Ooredoo Hutchison.

Indosat dan Tri sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat dengan transaksi senilai 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 85,5 triliun pada 16 September 2021. Merger keduanya juga telah disetujui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada November lalu dan Kemenkumham pada awal tahun ini.

Hari ini menandai dimulainya babak baru yang menarik bagi Indosat Ooredoo Hutchison. Saya merasa terhormat untuk memimpin perusahaan yang bersatu menjadi lebih besar dan lebih kompetitif, dengan didukung oleh pengalaman kelas dunia dan keahlian lokal yang terbukti, dalam upaya untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia.

- CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha -

Berdasarkan surat keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia pada akhir tahun lalu, Indosat akan memimpin perusahaan merger dengan proporsi 67,4 persen dan Hutchison Tri Indonesia mengendalikan 32,6 persen kepemilikan saham.

Pada saat merger selesai, Indosat akan menerbitkan 2.628.769.240 saham kepada pemegang saham Hutchison Tri Indonesia, yang merepresentasikan 32,6% kepemilikan saham.

Merger ini akan membuat persentase kepemilikan saham dari para pemegang saham Indosat dalam akan terdilusi secara proporsional menurut besarnya kepemilikan mereka masing-masing. Proporsi kepemilikan saham publik di emiten dengan kode ISAT pun bakal berkurang dari 20,7 persen jadi 13,96 persen.

Dalam surat keterbukaan informasi, Indosat menjelaskan bahwa merger dengan Hutchison Tri Indonesia akan menguntungkan investornya karena perusahaan dapat memperbesar skala usaha sekaligus melakukan efisiensi biaya operasional. Untuk konsumen, Indosat menjelaskan bahwa merger ini bakal membuat jaringan dan kualitas layanan jadi lebih baik.

Dengan merger ini, brand Tri akan berada di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison, bersama dengan brand IM3. Gabungan pengguna keduanya diperkirakan mencapai sekitar 100 juta pengguna seluler aktif dengan pendapatan tahunan hingga 3 miliar dolar AS.