Kumparan Logo

Infografis: Drama Peretasan Email Yahoo yang Akhirnya Terkuak

kumparanTECHverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Semua Akun Yahoo Diretas (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Semua Akun Yahoo Diretas (Foto: Bagus Permadi/kumparan)

Setelah lama menutupi kasus peretasan yang terjadi pada 2013 dan 2014, akhirnya Yahoo mengungkap sendiri keburukannya itu ke publik secara terpisah pada 22 September dan 14 Desember 2016.

Awalnya Yahoo mengaku ada 1,5 miliar akun penggunanya yang telah dibobol peretas atas kejadian tersebut. Gara-gara peristiwa ini, proses akuisisi Verizon ke Yahoo mengalami penundaan hingga kuartal kedua 2017, dengan konsekuensi nilai kesepakatan dipangkas dari 4,83 miliar dolar AS menjadi 4,48 miliar dolar AS.

Setelah Verizon jadi pemilik resmi Yahoo, mereka melakukan investigasi menyeluruh. Kemudian pada Selasa (3/10), Verizon mengungkap bahwa jumlah akun yang telah diretas mencapai 3 miliar. Verizon pun menyimpulkan bahwa peretasan itu berarti berpengaruh ke semua akun email Yahoo.

Mau tak mau, semua pengguna email Yahoo harus mengubah kata sandi dan melindungi segala informasi pribadinya.

Yahoo dan Verizon telah melaporkan aksi peretasan ini kepada aparat penegak hukum. FBI pada Maret 2017 lalu mengungkap nama empat tersangka di balik peretasan email ini, di mana dua di antaranya adalah agen intelijen Rusia. Yahoo, yang digabungkan dengan AOL dan berubah nama jadi Oath, harus menghadapi tuntutan hukum dari berbagai pihak karena kasus peretasan ini telah merugikan pengguna.

Berikut infografis dari drama pencurian 3 miliar akun email Yahoo.

Semua Akun Yahoo Diretas (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Semua Akun Yahoo Diretas (Foto: Bagus Permadi/kumparan)